Kepolisian Daerah Maluku Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam tugas kemanusiaan dengan turun langsung membantu masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara. Hal ini diwujudkan melalui apel pengecekan personel gabungan TNI–Polri dan instansi terkait yang dilaksanakan di Desa Doitia, Sabtu (10/1/2026).
Apel pengecekan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan personel dalam menghadapi potensi bencana susulan serta mempercepat penanganan dampak bencana yang dialami warga. Personel Polri bersama TNI, BPBD, TAGANA, Dinas Kesehatan, dan Satpol PP bersinergi dalam satu tim kemanusiaan demi keselamatan masyarakat.
Kabidhumas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram W, S.H., S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa kehadiran Polri di lokasi bencana merupakan bentuk nyata pengabdian dan kepedulian terhadap masyarakat.
“Polri tidak hanya hadir dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga selalu berada di garis depan saat masyarakat membutuhkan bantuan, khususnya dalam situasi bencana. Keselamatan warga menjadi prioritas utama kami,” Ujarnya.
Ia menjelaskan, personel Polri dari Polres Halmahera Utara, Polsek Loloda Utara, Ditpolairud Polda Maluku Utara, hingga Brimob Kompi Kupa-Kupa diterjunkan untuk memperkuat upaya evakuasi, pengamanan wilayah, serta membantu pembersihan rumah warga yang terdampak.
Menurutnya, sinergi lintas instansi sangat penting dalam penanganan bencana agar seluruh tahapan, mulai dari evakuasi, pengamanan, hingga pemulihan, dapat berjalan secara cepat dan terkoordinasi.
“Kami juga mengingatkan seluruh personel agar tetap mengutamakan keselamatan dalam bertugas. Wilayah ini tergolong rawan, sehingga setiap langkah harus dilakukan secara terukur dan terkoordinasi,” tambahnya.
Selain fokus pada aspek teknis penanganan bencana, Polri juga memperhatikan sisi kemanusiaan dan kebutuhan spiritual personel serta masyarakat. Kegiatan pembersihan rumah warga dijadwalkan secara teratur, dengan tetap memberikan ruang bagi pelaksanaan ibadah.
Apel pengecekan yang berlangsung dalam suasana tertib dan penuh kebersamaan tersebut berakhir dengan kondisi aman dan terkendali. Kehadiran Polri bersama unsur terkait di Desa Doitia diharapkan mampu memberikan rasa aman serta meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi musibah.
_Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku Utara, 10 Januari 2025_











