Polres Ternate Bersama TNI dan Pemda Perkuat Penanganan Karhutla

Blog25 Views

HUMAS POLDA MALUT – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Buku Deru-Deru, Kelurahan Takome, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate, Maluku Utara, mencapai 85–90 persen. Personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait melanjutkan pembersihan area terdampak pada Senin (19/10/2026).

Kegiatan diawali dengan apel gabungan yang dipimpin KBO Sat Samapta Polres Ternate, Ipda Fuad Umakaapa, S.Sos. Personel kemudian membersihkan sisa material terbakar dan membenahi lingkungan sekitar TPA untuk mendukung penanganan pascakebakaran.

Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Ternate Iptu Ekan Mukadar, mengatakan penanganan dilakukan melalui koordinasi lintas instansi. Pemantauan dan pembersihan terus dilanjutkan untuk memastikan kondisi di lokasi tetap terkendali serta mengantisipasi potensi gangguan selama proses penanganan.

Kegiatan ini melibatkan personel Korem 152/Baabullah dan Kodim 1501/Ternate, Polres Ternate, Polsek Pulau Ternate, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, serta BPBD Kota Ternate. Sejumlah pejabat dari pemerintah daerah, TNI, dan kepolisian turut mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Untuk mendukung kebutuhan air dalam pemadaman, Perumda Ake Gaale Kota Ternate telah mengoperasikan satu titik hidran sementara di Kelurahan Takome. Fasilitas ini diharapkan mempermudah pengisian air bagi armada pemadam kebakaran, termasuk Water Cannon Brimob dan Polres Ternate, sehingga kendala jarak dapat dikurangi.

Pembersihan dimulai pukul 12.30 WIT, dilanjutkan kembali pada pukul 14.30 WIT setelah istirahat dan makan bersama. Kegiatan berakhir pada pukul 16.00 WIT. Penanganan lanjutan dijadwalkan kembali pada Selasa (20/10/2026) pukul 10.00 WIT, sementara status tanggap darurat karhutla diperpanjang hingga 23 Oktober 2026.

Polres Ternate bersama TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait terus memperkuat koordinasi untuk memastikan penanganan berjalan efektif. Masyarakat juga diimbau tidak membakar sampah secara terbuka dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *