Pulau Morotai, 1 Juni 2026 – Komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terus diwujudkan melalui pendekatan humanis dan dialogis di tengah masyarakat. Hal tersebut kembali ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Desa Bido, Brigpol Stervan Ngato, yang aktif melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi kepada warga binaannya di Desa Bido, Kecamatan Morotai Utara, Kabupaten Pulau Morotai, Senin (01/06/2026) pukul 10.30 WIT.
Kegiatan sambang yang dilakukan Brigpol Stervan Ngato merupakan bagian dari upaya preventif Kepolisian dalam membangun kedekatan emosional dengan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap aman dan kondusif di wilayah desa binaannya.
Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, Brigpol Stervan menyampaikan berbagai pesan Kamtibmas kepada masyarakat serta mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan lingkungan. Ia menegaskan bahwa terciptanya situasi yang aman dan damai tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat Kepolisian, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
Selain menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas, Brigpol Stervan juga memberikan edukasi hukum kepada warga terkait pentingnya memahami pembaruan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) maupun Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Menurutnya, pemahaman masyarakat terhadap aturan hukum yang berlaku sangat penting agar warga mengetahui hak dan kewajiban sebagai warga negara serta terhindar dari tindakan yang melanggar hukum.
Ia menjelaskan bahwa pembaruan KUHP dan KUHAP merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam mewujudkan sistem hukum yang lebih modern, adil, dan mampu memberikan perlindungan hukum secara merata kepada seluruh masyarakat.
“Peraturan hukum terus diperbarui demi memberikan rasa keadilan dan perlindungan kepada masyarakat. Karena itu, kami mengajak seluruh warga untuk memahami aturan hukum yang berlaku agar tercipta kehidupan yang tertib, aman, dan harmonis di tengah masyarakat,” ujar Brigpol Stervan saat berdialog dengan warga Desa Bido.
Dalam kesempatan tersebut, Brigpol Stervan juga mengingatkan masyarakat mengenai bahaya minuman keras (miras), narkoba, perjudian, serta berbagai bentuk tindak pidana lainnya yang dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat. Ia menilai bahwa penyalahgunaan miras sering menjadi penyebab utama terjadinya perkelahian, kekerasan, hingga konflik sosial di lingkungan warga.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, agar menjauhi segala bentuk perbuatan melawan hukum dan lebih aktif menjaga kerukunan antarwarga demi terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman.
“Kamtibmas adalah tanggung jawab bersama. Mari kita tingkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, menjaga persatuan dan kerukunan, serta segera melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan agar dapat ditangani sejak dini,” tambahnya.
Sementara itu, KBO Binmas IPDA Nasrullah, SH., M.Pd., dalam arahannya kepada jajaran Bhabinkamtibmas menegaskan agar seluruh personel terus menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat sesuai semangat PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan).
Menurutnya, Bhabinkamtibmas memiliki peran strategis sebagai ujung tombak Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat desa. Oleh sebab itu, kehadiran anggota di lapangan harus mampu memberikan rasa aman, solusi, serta manfaat nyata bagi masyarakat binaannya.
“Bhabinkamtibmas harus selalu hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi yang baik, mampu mendeteksi persoalan sejak dini, dan menjadi pelindung serta pengayom yang dipercaya masyarakat,” tegas IPDA Nasrullah.
Ia juga menilai bahwa kegiatan sambang dan dialogis yang rutin dilakukan anggota Bhabinkamtibmas sangat efektif dalam memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat. Selain menciptakan rasa aman, kegiatan tersebut juga menjadi sarana penting dalam menyampaikan edukasi hukum sekaligus menyerap aspirasi maupun keluhan masyarakat secara langsung.
Warga Desa Bido sendiri menyambut positif kegiatan sambang yang dilakukan Brigpol Stervan Ngato. Mereka mengaku merasa lebih diperhatikan dan semakin memahami pentingnya menjaga keamanan lingkungan serta menaati aturan hukum yang berlaku.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antara Polri dan warga. Masyarakat pun menyatakan komitmennya untuk mendukung seluruh upaya Kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban agar Desa Bido tetap aman, damai, dan kondusif.
Kegiatan sambang berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Momentum tersebut menjadi bukti nyata sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan sebagai fondasi utama terciptanya kehidupan sosial yang harmonis dan sejahtera di wilayah Kabupaten Pulau Morotai.










