Morotai, 20 Agustus 2026 — Polres Pulau Morotai kembali melaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi personel sebagai bagian dari upaya memperkuat keimanan, membentuk karakter, serta meningkatkan integritas dan profesionalisme anggota Polri dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan Binrohtal dilaksanakan pada Kamis (20/8/2026) mulai pukul 08.25 WIT, bertempat di Masjid Agung Al-Fattah dan Aula Polres Pulau Morotai, Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai.
Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pejabat utama dan personel Polres Pulau Morotai. Untuk personel beragama Islam, kegiatan dilaksanakan di Masjid Agung Al-Fattah dengan rangkaian pembacaan Surah Al-Fatihah, Surah Yasin, doa, dan penutup.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Pulau Morotai AKBP drh. Dedi Wijayanto, S.H., Kabag Ops AKP Subhan, Kabag Logistik AKP Junaidi Sawal, S.H., Kabag SDM AKP Rudy Renuat, Ka SPKT IPTU Munib Barham, S.E., Kasi Humas IPDA Muh. Yusuf Kasim, S.I.P., M.Si., Kasat Lantas IPDA M. Agus F. Sudarsono, S.H., M.H., KBO Pamobvit IPDA Syahirul M. Tanassy, Kasi Propam IPDA Mahlidi, KBO Samapta IPDA Muhlis, S.H., KBO Binmas IPDA Nasrulah, S.H., M.H., serta para perwira dan sekitar 30 personel Polres Pulau Morotai.
Sementara itu, personel beragama Kristen mengikuti kegiatan Binrohtal di Aula Polres Pulau Morotai. Kegiatan diikuti oleh Kasat Samapta AKP Bernikson Namotemo, S.H., Kasiwas IPTU Jidon Paulus, serta personel lainnya.
Rangkaian Binrohtal bagi personel beragama Kristen meliputi pembukaan, pujian, doa pembukaan, pembacaan Alkitab Lukas 14:7–11, khotbah, pujian Kidung Jemaat, doa syafaat dan Doa Bapa Kami, serta doa penutup.
Kegiatan Binrohtal tidak hanya menjadi agenda pembinaan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana bagi personel untuk melakukan refleksi diri serta memperkuat kesiapan moral dan mental sebelum menjalankan tugas.
Melalui kegiatan tersebut, personel diharapkan semakin memahami bahwa pelaksanaan tugas kepolisian tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis dan profesionalitas, tetapi juga membutuhkan landasan moral, keteladanan, kejujuran, disiplin, serta sikap humanis dalam berinteraksi dengan masyarakat.
Pembinaan rohani dan mental juga menjadi salah satu bagian penting dalam membangun sumber daya manusia Polri yang memiliki karakter kuat, mampu mengendalikan diri, serta tetap berpegang pada nilai-nilai agama dan etika profesi dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan.
Kapolres Pulau Morotai AKBP drh. Dedi Wijayanto, S.H. melalui kegiatan Binrohtal tersebut menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara profesionalitas dalam bekerja dengan kualitas moral dan spiritual setiap personel.
Personel Polri dituntut untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga kepercayaan publik, serta menghindari tindakan yang dapat merusak citra institusi. Karena itu, pembinaan mental dan rohani menjadi bagian penting dalam membentuk anggota yang memiliki integritas dan bertanggung jawab.
“Pembinaan rohani dan mental merupakan bagian penting dalam membentuk karakter personel. Dengan landasan iman dan moral yang baik, diharapkan setiap anggota mampu melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan pembinaan tersebut.
Polres Pulau Morotai berkomitmen untuk terus melaksanakan pembinaan personel secara berkelanjutan, baik dalam aspek kedinasan, profesionalitas, disiplin maupun pembinaan rohani dan mental.
Kegiatan Binrohtal kemudian berakhir pada pukul 08.50 WIT. Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
HUMAS POLRES PULAU MOROTAI
Polri Presisi — Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan

Polri untuk Masyarakat.










