Cegah Hoaks di Kalangan Pelajar, Polsek Morotai Utara Gelar POLIDIK di SMA Negeri 4 Bere-Bere

**Pulau Morotai** – Polsek Morotai Utara terus memperkuat upaya pencegahan penyebaran berita bohong atau hoaks melalui kegiatan Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK). Kali ini, jajaran Polsek Morotai Utara memberikan edukasi dan imbauan kamtibmas kepada para pelajar SMA Negeri 4 Desa Bere-Bere, Kecamatan Morotai Utara, Kabupaten Pulau Morotai, Senin (19/10/2026), pukul 09.00 WIT hingga selesai.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam meningkatkan kesadaran hukum, membangun literasi digital, serta membekali generasi muda agar lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Morotai Utara memberikan pemahaman mengenai bahaya penyebaran hoaks, dampak negatif informasi yang tidak benar, serta konsekuensi hukum yang dapat timbul apabila seseorang menyebarkan informasi yang memenuhi unsur pelanggaran hukum.

Para pelajar juga diberikan penjelasan mengenai ketentuan hukum yang berkaitan dengan penyebaran berita bohong, termasuk Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) serta Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Penjelasan tersebut bertujuan agar siswa memahami pentingnya menjaga etika komunikasi dan berhati-hati ketika menerima maupun membagikan informasi di ruang digital.

Kapolsek Morotai Utara, **IPDA Iksan Lampah**, menegaskan bahwa kegiatan POLIDIK merupakan langkah preventif Polri untuk membangun kesadaran hukum sejak dini sekaligus mendorong para pelajar menjadi generasi yang cerdas dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi.

“Melalui kegiatan Polisi Peduli Pendidikan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada para pelajar agar lebih bijak menggunakan media sosial. Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya, apalagi langsung membagikannya kepada orang lain tanpa melakukan pemeriksaan terlebih dahulu,” ujar IPDA Iksan Lampah.

Ia menjelaskan bahwa penyebaran hoaks tidak hanya berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, tetapi juga dapat merugikan orang lain, memicu keresahan, dan mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat.

Karena itu, Kapolsek mengajak para siswa untuk membiasakan diri memeriksa kebenaran informasi melalui sumber resmi, tidak ikut menyebarkan kabar yang belum terverifikasi, serta menggunakan media sosial untuk hal-hal positif yang mendukung kegiatan belajar dan pengembangan diri.

“Adik-adik pelajar harus memahami bahwa setiap aktivitas di media sosial memiliki tanggung jawab. Terapkan prinsip saring sebelum sharing, berpikir sebelum mengunggah sesuatu, dan jangan sampai kita ikut menyebarkan informasi yang dapat merugikan orang lain,” tambahnya.

Menurut IPDA Iksan Lampah, lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas dan taat hukum. Oleh sebab itu, sinergi antara kepolisian, tenaga pendidik, dan para pelajar perlu terus diperkuat untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan POLIDIK ini juga sejalan dengan atensi Kapolda Maluku Utara dan arahan Kapolres Pulau Morotai, **AKBP drh. Dedi Wijayanto, S.H.**, agar jajaran kepolisian mengedepankan langkah edukatif, humanis, dan preventif dalam menjaga kamtibmas, termasuk melalui pembinaan kepada generasi muda.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Morotai Utara berharap para pelajar SMA Negeri 4 Bere-Bere dapat menjadi pelopor literasi digital yang sehat, tidak mudah terprovokasi informasi palsu, serta turut menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Pulau Morotai.

Polres Pulau Morotai mengimbau seluruh masyarakat, khususnya kalangan pelajar, untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya dan memanfaatkan media sosial secara bijak, demi terciptanya ruang digital yang aman dan kondusif.

 

** Polisi Bersama Masyarakat.**

**HUMAS POLRES PULAU MOROTAI**

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *