Pulau Morotai – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pulau Morotai menggelar kegiatan Doa Lintas Agama sebagai wujud rasa syukur sekaligus memperkuat semangat persatuan, toleransi, dan sinergitas antarumat beragama. Kegiatan yang mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat” tersebut berlangsung pada Senin (29/6/2026) pukul 09.50 WIT di Aula Polres Pulau Morotai, Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pulau Morotai AKBP drh. Dedi Wijayanto, S.H. dan dihadiri jajaran Pejabat Utama Polres Pulau Morotai, unsur Forum Koordinasi Pemerintah Daerah yang diwakili Kesbangpol dan Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai, para tokoh agama lintas denominasi, tokoh masyarakat, serta sekitar 40 personel Polres Pulau Morotai.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kabag SDM Polres Pulau Morotai KOMPOL Nimrod Muman, S.H., Kabag Ren AKP Abu Bakar Amirudin, Kabag Log AKP Junaidi Sawal, S.H., Kasat Pamobvit AKP Hairun Drakel, Kasat Binmas AKP Anshar Abbas, Kasat Samapta IPTU Sunarto, S.H., M.H., Kasiwas IPTU Djidon Paulus, Kasat Intelkam IPDA Mustafandi Kalam, S.H., perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai, perwakilan Kesbangpol, Imam Masjid Agung Baiturrahman, Pendeta GMIH Mezbah Darame, Wakil Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Daruba-Morotai, tokoh masyarakat, serta personel Polres Pulau Morotai.
Dalam sambutannya, Kapolres Pulau Morotai AKBP drh. Dedi Wijayanto, S.H. menyampaikan bahwa doa lintas agama merupakan momentum spiritual yang sangat penting dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara, tetapi juga sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala perlindungan dan penyertaan-Nya kepada institusi Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Kapolres menegaskan bahwa seluruh personel Polri membutuhkan kekuatan lahir dan batin agar senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kebijaksanaan, serta kemampuan dalam menjalankan amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Lebih lanjut, Kapolres mengatakan bahwa semangat doa lintas agama mencerminkan kuatnya nilai toleransi dan persaudaraan yang telah terjalin di Kabupaten Pulau Morotai. Perbedaan keyakinan, menurutnya, bukanlah penghalang untuk bersatu dalam memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa demi terciptanya keamanan, ketertiban, kedamaian, serta kehidupan masyarakat yang harmonis.
“Melalui doa lintas agama ini, kita memperkuat persatuan, kebersamaan, dan toleransi sebagai modal utama dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Pulau Morotai,” ujar Kapolres.
AKBP drh. Dedi Wijayanto juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh tokoh agama, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini terus bersinergi mendukung tugas-tugas Kepolisian.
Ia berharap momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi penguat komitmen Polri untuk terus melakukan pembenahan, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin humanis, Presisi, transparan, dan berintegritas sesuai harapan masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin secara bergantian oleh Imam Masjid Agung Baiturrahman, Pendeta GMIH Mezbah Darame, serta Wakil Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Daruba-Morotai. Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai seluruh prosesi doa yang dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, kedamaian daerah, serta keberhasilan Polri dalam mengemban tugas pengabdian kepada masyarakat.
Di penghujung kegiatan, seluruh peserta melaksanakan sesi foto bersama sebagai simbol persatuan, kebersamaan, dan komitmen memperkuat sinergi lintas agama dalam menjaga kerukunan serta mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kabupaten Pulau Morotai.

Kegiatan Doa Lintas Agama dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 berakhir pada pukul 10.30 WIT dalam keadaan aman, tertib, dan penuh khidmat, sekaligus menjadi wujud nyata semangat “Polri Untuk Masyarakat” yang terus diimplementasikan Polres Pulau Morotai melalui pendekatan humanis, religius, dan kolaboratif bersama seluruh elemen masyarakat.
HUMAS POLRES PULAU MOROTAI
“Polri Presisi untuk Masyarakat”













