Morotai – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026, jajaran TNI bersama Polri, Pemerintah Daerah dan unsur Forkopimda Kabupaten Pulau Morotai melaksanakan kegiatan bakti sosial penanaman pohon mangrove di Pantai Army Dock, Desa Pandanga, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.30 WIT tersebut diikuti oleh berbagai unsur, sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat sinergitas antarlembaga dalam menjaga kawasan pesisir Kabupaten Pulau Morotai.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Pulau Morotai Rio Christian Pawane, Ketua DPRD Kabupaten Pulau Morotai Muhammad Rizki, Danlanud Leo Wattimena Kolonel Pnb Anang Heru Setiyono, S.E., M.M., M.Han., Danlanal Pulau Morotai Letkol Laut (P) Benie Hermawan, M.Tr.Opsla., Wakapolres Pulau Morotai Kompol Safrudin, Pasi Ops Dim 1514/Morotai Kapten Inf Malik yang mewakili Dandim Pulau Morotai, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Pulau Morotai Ryan Priambodo, S.H. yang mewakili Kajari, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pulau Morotai Nurhayati.
Selain itu, kegiatan juga melibatkan sekitar 30 personel TNI Angkatan Darat, 30 personel TNI Angkatan Laut, 30 personel TNI Angkatan Udara, 30 personel Yon TP Pulau Morotai dan sekitar 30 personel Polres Pulau Morotai.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan upacara seremonial yang dipimpin oleh Danlanal Pulau Morotai Letkol Laut (P) Benie Hermawan, M.Tr.Opsla.
Dalam amanatnya, Danlanal menyampaikan bahwa penanaman mangrove merupakan bagian dari aksi penanaman pohon dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan pesisir.
Mangrove, menurutnya, memiliki fungsi ekologis yang sangat penting, mulai dari menjadi pelindung alami garis pantai, membantu mencegah abrasi, menjadi tempat berkembang biaknya berbagai biota laut hingga menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.
“Setiap pohon mangrove yang kita tanam hari ini merupakan bentuk investasi bagi masa depan lingkungan dan generasi penerus,” ujarnya dalam amanat tersebut.
Ia juga menekankan bahwa menjaga lingkungan bukan merupakan tanggung jawab satu institusi saja. Diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi terkait, organisasi masyarakat dan seluruh elemen masyarakat.
“Keberhasilan menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Diperlukan kerja sama dan kepedulian seluruh komponen bangsa,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat pesisir Morotai juga diajak untuk bersama-sama menjaga kawasan pesisir dari kerusakan serta menghindari berbagai aktivitas yang dapat mengganggu keberlangsungan ekosistem mangrove.
Kegiatan penanaman mangrove juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan, sehingga kawasan pesisir Morotai dapat terus terjaga dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Usai upacara seremonial, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa dan foto bersama. Selanjutnya, seluruh peserta turun langsung ke kawasan pesisir Pantai Army Dock untuk melakukan penanaman 150 bibit pohon mangrove secara bersama-sama.
Keterlibatan personel Polres Pulau Morotai dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus tumbuh dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dilanjutkan dengan pemeliharaan serta perlindungan kawasan mangrove secara berkelanjutan.

Sekitar pukul 10.30 WIT, seluruh rangkaian kegiatan bakti sosial penanaman pohon mangrove dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026 selesai dilaksanakan dalam keadaan aman, tertib dan lancar.
HUMAS POLRES PULAU MOROTAI
Dirgahayu TNI ke-81.
TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.
















