Kapolda Maluku Utara Terima Silaturahmi SMAS Katolik Bintang Laut, Bahas Keamanan dan Kendala Akses Sekolah

Blog35 Views

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman, S.I.K., M.H., menerima silaturahmi jajaran pengelola SMAS Katolik Bintang Laut Kota Ternate di ruang transit eks Mapolda Ternate, Kamis (29/10/2026).

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol Slamet Kariyadi, S.I.K., M.H., M.M., Irwasda Polda Maluku Utara, Kabid Propam Polda Maluku Utara, serta jajaran pengelola dan tenaga pendidik SMAS Katolik Bintang Laut.

Dalam pertemuan tersebut, pihak sekolah menyampaikan sejumlah persoalan yang dihadapi, terutama terkait kemacetan lalu lintas, keterbatasan lahan parkir, akses masuk sekolah yang terhalang, serta gangguan keamanan di lingkungan sekitar yang dikhawatirkan dapat berdampak terhadap keselamatan siswa.

Pihak sekolah menjelaskan bahwa kendala akses masuk telah berlangsung kurang lebih enam tahun. Keberadaan sejumlah bangunan di sekitar sekolah, termasuk gedung PMI, hotel, dan gedung kejaksaan, turut menyebabkan masyarakat kesulitan menemukan pintu masuk sekolah.

Selain itu, pengelola sekolah menyampaikan kekhawatiran terhadap aksi pemukulan yang dilakukan sekelompok anak di sekitar lingkungan sekolah. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena keamanan dan kenyamanan siswa merupakan bagian penting dalam mendukung proses belajar mengajar.

SMAS Katolik Bintang Laut saat ini memiliki 77 siswa dengan latar belakang agama yang beragam. Pihak sekolah menegaskan bahwa kegiatan pendidikan dilaksanakan dengan menghormati keberagaman dan tidak disertai upaya memengaruhi keyakinan agama para siswa. Sebagian besar siswa juga tinggal di asrama sehingga pengawasan dapat dilakukan bersama oleh pihak sekolah, guru, dan orang tua.

Menanggapi berbagai persoalan tersebut, Kapolda Maluku Utara menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi dan membantu mencarikan solusi melalui Program Polisi Peduli Pendidikan. Berbagai keluhan yang disampaikan akan menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

Kapolda juga menekankan pentingnya perlindungan anak dari pengaruh negatif lingkungan dan perkembangan teknologi digital, termasuk potensi paparan paham radikal melalui media sosial maupun permainan daring. Menurutnya, siswa yang mengalami persoalan keluarga atau menjadi korban perundungan perlu memperoleh perhatian dan pendampingan agar tidak merasa diabaikan maupun mudah terpengaruh hal-hal yang menyimpang.

Kapolda turut mengingatkan para guru, khususnya guru Bimbingan dan Konseling (BK), agar memberikan perhatian kepada siswa yang menunjukkan perubahan perilaku, cenderung menyendiri, atau membutuhkan pendampingan. Pendekatan yang humanis dan kepedulian dari lingkungan sekolah dinilai penting untuk menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 apabila mengalami gangguan keamanan atau membutuhkan bantuan kepolisian.

Sementara itu, Irwasda Polda Maluku Utara turut menyoroti pelaksanaan proses pembelajaran, termasuk kebijakan penggunaan telepon genggam di lingkungan sekolah. Ia juga menggali informasi mengenai waktu rawan kepadatan kendaraan yang menghambat akses masuk sekolah serta mengingatkan pentingnya pengawasan penggunaan gawai oleh siswa selama kegiatan belajar mengajar.

Pada akhir pertemuan, pihak sekolah menyerahkan proposal anggaran kepada Kapolda Maluku Utara untuk mendapatkan perhatian dan tindak lanjut sesuai kebutuhan sekolah.

Melalui pertemuan ini, Polda Maluku Utara menunjukkan komitmennya untuk mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, dan masyarakat dalam melindungi serta membina generasi muda.

 

Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku Utara 29 Oktober 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *