Pulau Morotai, 30 Juli 2026 – Dalam upaya meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi aksi unjuk rasa, Polres Pulau Morotai menerima kunjungan supervisi dari Karoops Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Teguh Kariyadi, S.I.K., bersama Kabid Dokkes Polda Maluku Utara drg. Robert Apriyadi, M.M., pada kegiatan Supervisi Pelatihan Dalmas (Pengendalian Massa) dalam rangka Peningkatan Kesiapsiagaan Penanganan Aksi Unjuk Rasa, yang berlangsung di halaman Mako Polres Pulau Morotai, Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Kamis (30/7).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Pulau Morotai AKBP drh. Dedi Wijayanto, S.H., Wakapolres Pulau Morotai KOMPOL Jamaludin, S.A.P., para Pejabat Utama Polres Pulau Morotai, serta sekitar 150 personel yang terlibat dalam latihan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel, kemudian dilanjutkan dengan simulasi penanganan aksi unjuk rasa yang menggambarkan berbagai tahapan pengamanan massa, mulai dari negosiasi, pembentukan formasi Dalmas awal, Dalmas lanjut, hingga tindakan pengendalian sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Dalam simulasi tersebut, personel memperagakan kemampuan menghadapi eskalasi massa secara bertahap dengan mengedepankan pendekatan persuasif, humanis, serta penggunaan peralatan Dalmas secara tepat dan terukur.
Pelaksanaan latihan berlangsung dinamis dengan skenario yang menggambarkan kondisi nyata di lapangan, termasuk upaya negosiasi terhadap massa aksi, pembentukan barikade pengamanan, penggunaan tameng Dalmas, hingga simulasi penggunaan kendaraan AWC (Armoured Water Cannon) sebagai langkah terakhir apabila situasi berkembang menjadi anarkis. Seluruh tahapan latihan dilakukan secara profesional dengan tetap memperhatikan prinsip penghormatan terhadap hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Usai pelaksanaan simulasi, Karoops Polda Maluku Utara Kombes Pol. Teguh Kariyadi, S.I.K. memberikan apresiasi kepada seluruh personel Polres Pulau Morotai atas semangat dan kesungguhan dalam mengikuti latihan. Menurutnya, latihan yang dilaksanakan dengan baik menjadi modal penting dalam meningkatkan kemampuan personel menghadapi berbagai dinamika situasi kamtibmas di lapangan.
“Semangat dan keseriusan yang ditunjukkan seluruh personel patut diapresiasi. Namun jangan cepat merasa puas. Tingkatkan terus kemampuan melalui latihan yang rutin dan berkelanjutan agar setiap anggota memahami tugas pokok dan fungsinya serta mampu bertindak sesuai prosedur yang berlaku,” tegas Kombes Pol. Teguh Kariyadi.
Ia juga menekankan bahwa seluruh personel, termasuk anggota Polsek jajaran, harus dilibatkan dalam kegiatan pengamanan sesuai tugas dan fungsinya melalui Surat Perintah (Sprint). Selain itu, apabila masih terdapat kekurangan sarana dan prasarana pendukung, agar segera diusulkan pemenuhannya, termasuk peningkatan kemampuan operator peralatan Dalmas sehingga siap digunakan sewaktu-waktu.
Lebih lanjut, Karoops meminta agar latihan Dalmas dilaksanakan secara berkala dengan memanfaatkan seluruh area Mako Polres sebagai lokasi latihan sehingga setiap personel memahami posisi, peran, dan tanggung jawab masing-masing. Dengan demikian, pengamanan aksi unjuk rasa dapat berjalan secara profesional, humanis, proporsional, dan sesuai SOP.
Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Maluku Utara drg. Robert Apriyadi, M.M. mengingatkan pentingnya menjaga kondisi kesehatan sebagai faktor utama dalam menunjang keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian.
Ia mengimbau seluruh personel agar menerapkan pola hidup sehat, menjaga pola makan dan minum secara teratur, menghindari konsumsi makanan maupun minuman yang berlebihan terutama yang mengandung kadar gula tinggi, serta membiasakan diri berolahraga secara rutin guna menjaga kebugaran fisik.
“Personel yang sehat akan lebih siap menjalankan tugas, memiliki daya tahan tubuh yang baik, serta mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” ujarnya.
Kapolres Pulau Morotai AKBP drh. Dedi Wijayanto, S.H. menyampaikan bahwa supervisi dari Polda Maluku Utara menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri, khususnya dalam menghadapi pengamanan aksi unjuk rasa yang mengedepankan pendekatan persuasif, profesional, dan berlandaskan hukum.
Menurut Kapolres, latihan Dalmas merupakan bagian dari upaya membangun kesiapan personel agar mampu bertindak cepat, tepat, terukur, dan tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.
Polres Pulau Morotai berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan personel melalui latihan yang berkesinambungan sebagai implementasi Polri Presisi, sehingga setiap bentuk pengamanan dapat dilaksanakan secara profesional, humanis, dan akuntabel demi terwujudnya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Pulau Morotai.

Humas Polres Pulau Morotai
“Polri Presisi untuk Masyarakat, Profesional dalam Bertugas, Humanis dalam Melayani.”










