Pulau Morotai, 20 September 2026 — Polsek Morotai Selatan Barat (Morselbar) Polres Pulau Morotai kembali melaksanakan kegiatan Minggu Kasih sebagai bagian dari upaya mempererat komunikasi antara Polri dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 20 September 2026, sekitar pukul 09.15 WIT, bertempat di Gereja Bait El, Desa Wayabula, Kecamatan Morselbar, Kabupaten Pulau Morotai.
Kegiatan dihadiri oleh Kapolsek Morselbar IPTU Ronald Tail, S.H., anggota Polsek Morselbar Bripda Iknafito Ibrahim, sebanyak 11 orang Majelis Gereja, serta sekitar 150 jemaat Gereja Bait El Wayabula.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, kegiatan Minggu Kasih menjadi ruang dialog antara kepolisian dan masyarakat. Jemaat menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran personel Polsek Morselbar yang secara langsung menyambangi masyarakat melalui kegiatan keagamaan tersebut.
Salah satu perwakilan jemaat menyampaikan bahwa masyarakat Desa Wayabula terus berkomitmen menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama. Jemaat juga berharap kedamaian di masing-masing desa dapat terus dipelihara sehingga berbagai potensi gangguan Kamtibmas dapat dicegah bersama.
Selain itu, masyarakat meminta agar peran Bhabinkamtibmas yang berada di desa-desa terus ditingkatkan, terutama dalam membangun komunikasi dan kedekatan dengan warga binaan. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan maupun penyakit masyarakat yang ditemukan di lingkungan desa diharapkan dapat segera disampaikan kepada Bhabinkamtibmas untuk ditindaklanjuti.
Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolsek Morselbar IPTU Ronald Tail, S.H., menegaskan bahwa Polsek Morselbar akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga situasi Kamtibmas melalui kegiatan patroli dan pendekatan secara langsung kepada warga.
“Polsek Morselbar selalu siap melayani dan menjaga keamanan masyarakat. Kami juga terus melakukan patroli untuk mencegah terjadinya hal-hal yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas,” ujar Kapolsek.
Kapolsek juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua dan tokoh masyarakat, untuk bersama-sama memberikan perhatian kepada generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun minuman keras (miras) yang dapat berdampak terhadap kehidupan pribadi, keluarga, maupun lingkungan sosial.
Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Mari kita bersama-sama menjaga Kamtibmas. Mari kita ingatkan generasi muda agar menjauhi narkoba dan minuman keras. Kita juga harus terus menjaga toleransi antarumat beragama serta saling menghargai satu dengan yang lainnya,” kata IPTU Ronald.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Morselbar turut menyampaikan informasi terkait Surat Edaran Bupati mengenai pembatasan izin kegiatan keramaian atau pesta, termasuk ketentuan waktu pelaksanaan kegiatan yang dibatasi hingga pukul 18.00 WIT.
Masyarakat juga diingatkan bahwa pengurusan izin keramaian agar dilakukan minimal tiga hari sebelum kegiatan dilaksanakan. Dalam proses tersebut, penanggung jawab kegiatan atau tuan rumah diminta datang langsung ke Polsek untuk mengurus izin tanpa diwakilkan.
Terkait peredaran minuman keras, Polsek Morselbar menegaskan akan terus melakukan langkah pencegahan dan penindakan sesuai ketentuan apabila ditemukan aktivitas peredaran miras yang berpotensi mengganggu situasi Kamtibmas, termasuk di wilayah Desa Raja.
Kegiatan Minggu Kasih berakhir sekitar pukul 12.00 WIT. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib dan kondusif.

Melalui kegiatan Minggu Kasih, Polres Pulau Morotai melalui jajaran Polsek Morselbar terus mendorong terciptanya komunikasi yang terbuka dengan masyarakat. Polri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, memperkuat toleransi, serta segera menyampaikan setiap persoalan Kamtibmas kepada Bhabinkamtibmas atau kepolisian terdekat.
HUMAS POLRES PULAU MOROTAI










