Perketat Pengawasan Pelayaran, Polres Pulau Morotai Periksa KM Holly Mery, Pastikan Keselamatan 144 Penumpang

Blog43 Views

MOROTAI – Kepolisian Resor (Polres) Pulau Morotai terus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas transportasi laut guna menjamin keamanan, ketertiban, dan keselamatan masyarakat yang menggunakan jasa pelayaran antarpulau.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, personel Polres Pulau Morotai melaksanakan pemeriksaan intensif terhadap kapal penumpang KM Holly Mery yang akan bertolak dari Pelabuhan Daruba, Kabupaten Pulau Morotai, menuju Ternate, Senin (2/11/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 hingga 20.30 WIT tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi penyelundupan barang terlarang, memastikan kelengkapan sarana keselamatan kapal, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama perjalanan laut.

Pemeriksaan dilaksanakan oleh dua personel kepolisian, yakni Brigpol Musrin Ambosaba dan Brigpol Sutiawan Usman, dengan menyasar barang bawaan penumpang, ruang penyimpanan muatan, kendaraan yang diangkut, serta perlengkapan keselamatan di atas kapal.

Berdasarkan data manifest, KM Holly Mery mengangkut sebanyak **144 penumpang dan 20 anak buah kapal (ABK)**, dengan muatan barang sekitar 3,4 ton serta enam unit kendaraan roda dua.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah bagian kapal guna mengantisipasi kemungkinan adanya peredaran minuman keras ilegal, narkotika, bahan peledak, maupun barang lainnya yang dilarang berdasarkan ketentuan hukum.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas tidak menemukan benda mencurigakan ataupun barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan selama pelayaran.

Selain melakukan pemeriksaan barang bawaan, personel kepolisian turut mengecek ketersediaan serta kondisi perlengkapan keselamatan kapal, meliputi jaket pelampung (*life jacket*), pelampung penolong (*ring buoy*), dan alat pemadam api portabel.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, KM Holly Mery tercatat memiliki **430 unit jaket pelampung dalam kondisi baik**.

Petugas juga memberikan edukasi kepada nakhoda dan ABK mengenai pentingnya kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) pelayaran, termasuk pemeriksaan manifest penumpang, kesiapan perlengkapan keselamatan, serta pemantauan perkembangan kondisi cuaca sebelum kapal diberangkatkan.

Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan potensi risiko kecelakaan laut sekaligus meningkatkan kesadaran seluruh pihak terhadap pentingnya keselamatan transportasi perairan.

Kapolres Pulau Morotai, AKBP drh. Dedi Wijayanto, S.H., menegaskan bahwa pengawasan terhadap aktivitas pelayaran merupakan salah satu bentuk tanggung jawab kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama kami. Oleh karena itu, setiap aktivitas pelayaran perlu mendapatkan perhatian dan pengawasan, baik dari aspek keamanan barang bawaan, kelengkapan alat keselamatan, maupun kepatuhan terhadap prosedur pelayaran. Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” tegas Kapolres.

Menurut Kapolres, transportasi laut memiliki peranan yang sangat penting bagi masyarakat Kabupaten Pulau Morotai karena menjadi salah satu sarana utama mobilitas penduduk serta distribusi barang kebutuhan masyarakat antarpulau.

Oleh sebab itu, pengawasan dan pemeriksaan terhadap kapal penumpang perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan maupun risiko kecelakaan pelayaran.

“Kami tidak ingin pemeriksaan hanya menjadi kegiatan rutin semata. Pengawasan ini harus benar-benar memberikan manfaat bagi keselamatan masyarakat. Seluruh pihak, mulai dari operator kapal, nakhoda, ABK, hingga penumpang, harus memiliki kesadaran dan tanggung jawab yang sama dalam menjaga keselamatan selama pelayaran,” ujarnya.

Kapolres juga mengingatkan seluruh operator kapal dan nakhoda agar tidak mengabaikan faktor cuaca, kapasitas angkut, serta kesiapan perlengkapan keselamatan sebelum melakukan perjalanan.

“Kami mengimbau kepada nakhoda dan seluruh awak kapal agar selalu memperhatikan informasi cuaca dari BMKG, memastikan jumlah penumpang sesuai manifest, serta tidak memaksakan keberangkatan apabila kondisi perairan dinilai membahayakan. Keselamatan jiwa manusia harus ditempatkan di atas kepentingan lainnya,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian juga menyampaikan sejumlah pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada para penumpang.

Masyarakat diingatkan untuk senantiasa menjaga barang bawaan pribadi, tidak membawa barang berbahaya atau terlarang, mematuhi arahan awak kapal, serta memahami lokasi dan tata cara penggunaan perlengkapan keselamatan apabila terjadi keadaan darurat.

Kapolres menambahkan bahwa pengawasan di kawasan pelabuhan juga merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mencegah masuk dan keluarnya barang ilegal melalui jalur transportasi laut.

“Kami akan terus meningkatkan kegiatan pengawasan dan pemeriksaan secara preventif guna mempersempit ruang gerak peredaran narkoba, minuman keras ilegal, bahan berbahaya, maupun barang terlarang lainnya. Pelabuhan harus menjadi kawasan yang aman, tertib, dan bebas dari aktivitas yang melanggar hukum,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, otoritas pelabuhan, operator pelayaran, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan sistem transportasi laut yang aman dan berkeselamatan.

Sementara itu, setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dilaksanakan, KM Holly Mery diberangkatkan dari Pelabuhan Daruba menuju Ternate pada pukul 21.00 WIT.

Selama berlangsungnya kegiatan pemeriksaan hingga keberangkatan kapal, situasi di kawasan Pelabuhan Daruba terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Pulau Morotai menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang responsif, profesional, dan humanis, khususnya dalam menjaga keamanan serta keselamatan masyarakat pengguna transportasi laut.

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan pelabuhan dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan, tindakan melanggar hukum, atau membutuhkan bantuan kepolisian.

“Masyarakat tidak perlu ragu untuk menyampaikan informasi kepada kepolisian. Apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau membutuhkan bantuan, segera hubungi petugas terdekat maupun Call Center Polri 110. Kami siap memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,” pungkas Kapolres.

Kegiatan pengawasan dan pemeriksaan kapal penumpang ini sekaligus menjadi wujud implementasi semangat **POLISI BERSAMA MASYARAKAT**, dalam membangun keamanan, ketertiban, serta keselamatan pelayaran di wilayah Kabupaten Pulau Morotai.

 

**HUMAS POLRES PULAU MOROTAI**

**POLISI BERSAMA MASYARAKAT**

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *