Pulau Morotai, 6 Agustus 2026 — Polres Pulau Morotai terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada profesionalisme dan kemampuan teknis, tetapi juga pada ketahanan mental serta spiritual personel.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) yang dilaksanakan di Masjid Agung Al-Fattah Polres Pulau Morotai, Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 08.25 WIT.
Kegiatan diikuti Kabag Ren Polres Pulau Morotai AKP H. Bahrun Hi. Sahban, para Pejabat Utama (PJU), para perwira, serta personel Polres Pulau Morotai, dengan jumlah peserta sekitar 20 personel.
Binrohtal menjadi salah satu sarana pembinaan internal untuk membentuk karakter anggota Polri yang memiliki keimanan, ketakwaan, integritas, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan ceramah singkat, pembacaan Surah Al-Fatihah dan Surah Yasin, doa bersama, hingga doa penutup. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekhusyukan.
Bangun Integritas dari Penguatan Mental dan Spiritual
Kapolres Pulau Morotai AKBP drh. Dedi Wijayanto, S.H., menegaskan bahwa pembinaan rohani dan mental merupakan bagian penting dalam membentuk personel Polri yang mampu menjalankan tugas secara profesional sekaligus menjunjung tinggi etika dan integritas.
> “Pembinaan rohani dan mental merupakan bagian penting dalam membentuk karakter personel Polri agar senantiasa memiliki keimanan dan ketakwaan yang kuat. Dengan landasan moral yang baik, setiap personel diharapkan mampu melaksanakan tugas secara profesional, humanis, disiplin, dan penuh tanggung jawab,” tegas Kapolres.
Menurut Kapolres, pelaksanaan tugas kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya membutuhkan kemampuan dan keterampilan teknis, tetapi juga membutuhkan kematangan emosional, keteguhan mental, serta landasan moral yang kuat.
Hal tersebut dinilai penting agar setiap personel mampu menghadapi berbagai dinamika dan tantangan tugas dengan tetap mengedepankan sikap yang humanis, profesional, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Kapolres juga mengingatkan agar kegiatan Binrohtal tidak sekadar dipandang sebagai agenda rutin, tetapi menjadi momentum bagi setiap personel untuk melakukan introspeksi dan memperkuat komitmen dalam menjalankan amanah sebagai anggota Polri.
> “Saya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas. Jadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman untuk menjaga sikap, perilaku, integritas, serta memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat,” ujar Kapolres.
Dorong Pelayanan Polri yang Humanis dan Berintegritas
Polres Pulau Morotai berkomitmen menjadikan pembinaan personel sebagai bagian integral dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian. Penguatan aspek spiritual diharapkan dapat mendorong setiap anggota untuk semakin menyadari bahwa tugas kepolisian merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Dengan keimanan dan ketakwaan yang kuat, personel diharapkan mampu menjaga integritas, menghindari tindakan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat, serta senantiasa mengedepankan sikap presisi, humanis, responsif, dan bertanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kegiatan Binrohtal tersebut berakhir sekitar pukul 08.5

0 WIT. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif.
Melalui kegiatan ini, Polres Pulau Morotai menegaskan komitmennya untuk terus membangun personel yang tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga kuat secara mental, matang secara spiritual, serta berintegritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Humas Polres Pulau Morotai
Polri Presisi untuk Masyarakat














