Polda Maluku Utara telah menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka persiapan Operasi Kepolisian “Keselamatan Kie Raha 2026”. Apel yang berlangsung di Lapangan Apel Mapolda Malut, Senin (2/2/2026) pagi, Apel ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Maluku Utara, Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, S.I.K., S.H., M.Hum.
Turut hadir Staf Ahli Gubernur Maluku Utara Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Fachrudin Tukuboya, Kepala Jasa Raharja Maluku Utara Heri Rahmat, Para Pejabat Utama Polda Maluku Utara, serta Personil Apel Gelar Pasukan Keselamatan Kie Raha 2026. Operasi Keselamatan Kie Raha 2026 ini dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Polda Malut selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 Februari hingga 15 Februari mendatang.
Dalam amanatnya, Wakapolda Malut Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, S.I.K., S.H., M.Hum. menekankan pentingnya keselamatan lalu lintas sebagai penunjang ekonomi dan mobilitas masyarakat. Ia menyoroti data Integrated Road Safety Management System (IRSMS) Korlantas Polri yang menunjukkan peningkatan angka kecelakaan dan fatalitas di wilayah Maluku Utara.
“Target operasi kita adalah menurunkan angka kecelakaan dan pelanggaran, meningkatkan kedisiplinan masyarakat, serta mewujudkan kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif,” tegas Wakapolda.
Wakapolda Malut menginstruksikan agar pendekatan preemtif dan preventif yang humanis dikedepankan, sementara tindakan represif dijadikan alternatif terakhir. Ia juga meminta seluruh personel untuk meningkatkan peran, empati, dan tanggung jawab di lapangan.
“Kita bukan hanya melakukan pendekatan hukum, tetapi kita juga harus menjadi contoh bagi masyarakat,” pesannya.
Beberapa pelanggaran lalu lintas yang menjadi prioritas penindakan dalam operasi ini antara lain: pengendara tidak menggunakan helm atau sabuk keselamatan, melawan arus, parkir sembarangan, pengendara di bawah umur, penggunaan ponsel saat berkendara, balap liar, kecepatan berlebih, serta berkendara di bawah pengaruh alkohol atau narkoba.
Wakapolda juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektoral. “Keberhasilan operasi memerlukan koordinasi dan sinergi dengan seluruh instansi terkait,” ungkap Wakapolda.
Dalam pelaksanaannya, personel di lapangan memberikan edukasi dan imbauan kepada pengguna jalan, melakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan dan surat-surat, serta menindak pelanggaran lalu lintas sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui Operasi Keselamatan Kie raha 2026, Polda Malut berharap terwujudnya budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat serta terciptanya situasi lalu lintas yang aman dan kondusif.
_Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku Utara, 2 Februari 2025_











