Morotai, 17 Agustus 2026 — Polres Pulau Morotai melaksanakan pengamanan kegiatan refleksi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang dilaksanakan oleh Aliansi SAMURAI Maluku Utara Distrik Universitas Pasifik (Unipas) Morotai, Senin (17/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di sejumlah titik di wilayah hukum Polres Pulau Morotai tersebut diikuti sekitar 15 orang peserta. Massa menyampaikan sejumlah aspirasi terkait persoalan pertanahan, pendidikan, pelayanan publik, lingkungan, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Untuk menjamin kegiatan berjalan aman dan tertib, Polres Pulau Morotai menerjunkan 15 personel pengamanan yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Pulau Morotai AKP Bernikson Namotemo, S.H.
Sebelum pelaksanaan pengamanan, Kasat Samapta memberikan Acara Arahan dan Pimpinan (AAP) kepada seluruh personel. Dalam arahannya, personel diminta melaksanakan tugas secara profesional, humanis dan sesuai SOP, serta mengutamakan langkah preventif dan persuasif selama berada di lapangan.
“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap humanis dan jangan mudah terpancing oleh situasi. Setiap tindakan harus sesuai SOP dan mengedepankan komunikasi yang baik sehingga kegiatan penyampaian aspirasi dapat berlangsung aman dan tertib,” ujar AKP Bernikson Namotemo, S.H.
Kegiatan diawali sekitar pukul 12.10 WIT dengan konsolidasi massa di Universitas Pasifik Morotai. Selanjutnya massa bergerak menuju Tugu Bintang Desa Gotalamo, Taman Kota Desa Daruba dan berakhir di Tugu Pancasila Desa Darame.
Di setiap lokasi, massa melaksanakan refleksi dan menyampaikan sejumlah aspirasi. Beberapa tuntutan yang disampaikan antara lain penyelesaian sengketa lahan masyarakat dengan TNI AU, penyelesaian krisis air bersih, penyediaan transportasi siswa/i Desa Tutuhu, penghentian pengambilan pasir yang berdampak terhadap abrasi, penyelesaian persoalan BBM bersubsidi serta pembentukan SPBU/SPBUN di sejumlah kecamatan.
Massa juga menyuarakan persoalan anak putus sekolah, perbaikan pelabuhan penyeberangan Taman Kota, peningkatan harga komoditas lokal, perlindungan perempuan dan anak, serta berbagai aspirasi terkait Universitas Pasifik Morotai.
Kabagops: Pengamanan Kedepankan Preventif dan Humanis
Kabagops Polres Pulau Morotai menyampaikan bahwa pengamanan merupakan bentuk pelayanan Polri dalam memastikan kegiatan penyampaian aspirasi dapat berjalan aman, tertib dan kondusif.
“Polri menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat. Personel kami arahkan untuk mengedepankan langkah preventif, humanis dan persuasif serta bertindak sesuai SOP. Kami juga terus melakukan koordinasi dengan pihak penyelenggara guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,” ungkap Kabagops.
Kapolres: Hak Menyampaikan Aspirasi Harus Tetap Dijaga
Sementara itu, Kapolres Pulau Morotai menegaskan bahwa Polri menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum selama dilakukan secara tertib, damai dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Setiap masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi. Tugas Polri adalah memberikan pelayanan dan pengamanan agar kegiatan tersebut dapat berlangsung dengan aman, tertib dan tidak mengganggu hak masyarakat lainnya,” ujar Kapolres Pulau Morotai.
Kapolres juga mengapresiasi seluruh peserta kegiatan yang telah menjaga situasi tetap kondusif.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Polres Pulau Morotai akan terus hadir memberikan pelayanan dan pengamanan secara profesional, proporsional dan humanis dalam setiap kegiatan masyarakat,” tambahnya.
Sekitar pukul 18.20 WIT, seluruh rangkaian kegiatan refleksi dan penyampaian aspirasi selesai dilaksanakan. Massa kemudian membubarkan diri secara tertib.
Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas terpantau aman, tertib dan kondusif.

HUMAS POLRES PULAU MOROTAI










