Pulau Morotai, 28 September 2026 — Respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Pulau Morotai saat seorang mahasiswa mengalami luka dalam aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pulau Morotai, Senin (28/9/2026).
Mahasiswa tersebut mengalami luka pada telapak kaki setelah menginjak aspal panas bekas pembakaran ban yang dilakukan massa aksi. Ia juga mengalami luka gores pada lengan kiri setelah menyerempet pagar Kantor Bupati.
Melihat kondisi tersebut, personel pengamanan langsung memberikan pertolongan dan membawa mahasiswa ke Dokes Polres Pulau Morotai untuk mendapatkan penanganan medis. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat sekaligus memastikan keselamatan peserta aksi tetap menjadi perhatian petugas di lapangan.
Tidak berhenti di situ, Kapolres Pulau Morotai bersama Kasat Intelkam dan Kanit Paminal turut mendatangi Dokkes Polres untuk memastikan secara langsung bahwa mahasiswa tersebut telah mendapatkan perawatan dan penanganan terhadap luka yang dialaminya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan pesan Kamtibmas kepada mahasiswa agar dalam menyampaikan aspirasi tetap mengedepankan ketertiban, tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain, serta mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Kami memastikan mahasiswa yang mengalami luka mendapatkan penanganan dengan cepat. Bagi kami, keselamatan masyarakat, termasuk peserta aksi, merupakan hal yang harus dijaga. Aspirasi boleh disampaikan, namun mari bersama-sama menjaga agar setiap aksi berlangsung aman, tertib dan tidak menimbulkan korban,” pesan Kapolres.
Respons tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Pulau Morotai dalam mengamankan kegiatan penyampaian pendapat dengan mengedepankan pendekatan humanis, keselamatan, profesionalitas dan tindakan yang terukur, sekaligus menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif.

Humas Polres Pulau Morotai
Polri untuk Masyarakat 🇮🇩
















