Humas Polres Pulau Morotai – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman serta menekan peredaran minuman keras ilegal di wilayah hukum Polsek Morotai Selatan Barat, personel Polsek Morselbar melaksanakan kegiatan patroli razia minuman keras pada Jumat (05/06/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 12.30 WIT tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Morotai Selatan Barat IPTU Tantje Norman dengan sasaran tempat-tempat yang diduga menjual minuman keras tradisional jenis cap tikus di Desa Wayabula, Kecamatan Morotai Selatan Barat, Kabupaten Pulau Morotai.
Turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut yakni Kanit Samapta AIPDA Muliadin, Kanit Reskrim BRIGPOL Sahril M. Saleh, BRIPDA Ajat Wahab, BRIPDA Rijal J. Ward, BRIPDA Norio Mook, BRIPDA Iknafito Ibrahim, serta BRIPDA Yusuf Salimuka.
Dalam pelaksanaan patroli dan razia tersebut, petugas menemukan sejumlah minuman keras jenis cap tikus saat menuju lokasi yang diduga menjadi tempat penjualan miras ilegal. Dari hasil pemeriksaan, personel menemukan lima botol dan dua plastik minuman keras jenis cap tikus yang diketahui milik seorang warga bernama Andreas Tanggolo.
Kapolsek IPTU Tantje Norman bersama personel kemudian melakukan penyitaan terhadap barang bukti tersebut guna mencegah peredaran minuman keras di tengah masyarakat yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas maupun tindak pidana lainnya.
Setelah dilakukan penyitaan, seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Mako Polsek Morotai Selatan Barat untuk dilakukan pemusnahan. Pemusnahan dilakukan secara langsung dengan cara menumpahkan minuman keras jenis cap tikus tersebut sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberantas peredaran miras ilegal di wilayah hukum Polsek Morselbar.
Kapolsek Morotai Selatan Barat IPTU Tantje Norman mengatakan bahwa kegiatan razia minuman keras akan terus dilakukan secara rutin sebagai langkah preventif guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami akan terus meningkatkan patroli dan razia miras demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Peredaran minuman keras sering menjadi pemicu terjadinya tindak kriminal maupun gangguan keamanan lainnya,” ujarnya.
Kegiatan patroli razia minuman keras tersebut berakhir sekitar pukul 13.00 WIT. Selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Morotai Selatan Barat terpantau aman, tertib, dan kondusif.










