MOROTAI UTARA – Nelayan asal Desa Losuo, Kecamatan Morotai Utara, Kabupaten Pulau Morotai, Rahman Nani, yang sempat hilang kontak saat melaut, berhasil kembali ke daratan dengan selamat pada Kamis (15/10/2026). Sebelumnya, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI AL, Polri, dan TNI AD telah melakukan pencarian di perairan Morotai Utara hingga radius sekitar 16 mil laut dari lepas pantai.
Pencarian dimulai pukul 12.30 WIT dari Desa Korago, Kecamatan Morotai Utara. Tim gabungan melibatkan empat personel Basarnas, dua personel Posal Bere-Bere, tiga personel Polsek Morotai Utara, serta satu personel Koramil 1514-02 Bere-Bere.
Sekitar pukul 13.20 WIT, tim tiba di lokasi pencarian dan melakukan penyisiran untuk menemukan keberadaan Rahman Nani. Namun, upaya pencarian menghadapi kendala cuaca berupa gelombang tinggi dan kabut tebal yang membatasi jarak pandang. Hingga tim kembali ke posko Desa Korago sekitar pukul 15.02 WIT, keberadaan nelayan tersebut belum diketahui.
Saat tim gabungan mendatangi rumah keluarga di Desa Losuo untuk menyampaikan perkembangan pencarian, sekitar pukul 16.35 WIT diperoleh informasi bahwa Rahman Nani telah berhasil kembali ke desanya dalam keadaan selamat.
Berdasarkan keterangan Rahman Nani, kejadian bermula setelah dirinya selesai memancing di rumpon yang berjarak sekitar 16 mil laut dari pantai. Saat hendak kembali, ia kehilangan arah akibat kabut yang mengakibatkan jarak pandang terbatas. Dengan persediaan bahan bakar sekitar tujuh liter, ia mematikan mesin perahunya dan membiarkan perahu mengikuti arus untuk menghemat BBM.
Sekitar pukul 24.00 WIT, Rahman melihat sebuah kapal tuna yang berasal dari Manado. Ia kemudian mendekati kapal tersebut dan meminta pertolongan. Kapal tuna yang berada di perairan sekitar 100 mil laut dari lepas pantai Morotai itu memberikan bantuan dengan menampung Rahman untuk beristirahat.
Pada Kamis pagi sekitar pukul 08.00 WIT, kapal tuna tersebut membantu mengantarkan Rahman hingga perairan Tanjung Sopi dan memberikan tambahan bahan bakar sebanyak 10 liter. Dengan bantuan tersebut, Rahman melanjutkan perjalanan hingga akhirnya tiba di pantai Desa Losuo pada sore hari.
Setelah memastikan nelayan tersebut telah kembali, tim gabungan menutup operasi pencarian pada pukul 17.30 WIT. Petugas selanjutnya memberikan imbauan kepada para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan selama melaut, termasuk membawa kompas atau perangkat GPS untuk membantu menentukan arah dan posisi ketika menghadapi cuaca buruk maupun jarak pandang terbatas.
Kapolres Pulau Morotai, **AKBP drh. Dedi Wijayanto, S.H.**, menekankan pentingnya sinergi lintas instansi dalam penanganan keadaan darurat di wilayah perairan serta mengingatkan masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca saat melaut. Upaya pencarian dan pertolongan ini juga sejalan dengan atensi Kapolda Maluku Utara, **Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H.**, agar jajaran kepolisian senantiasa hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Polres Pulau Morotai mengimbau para nelayan untuk memastikan kondisi perahu dan mesin dalam keadaan baik, membawa bahan bakar yang mencukupi, alat komunikasi, kompas atau GPS, serta perlengkapan keselamatan sebelum berangkat. Nelayan juga diharapkan segera melaporkan keadaan darurat atau kejadian yang berpotensi membahayakan keselamatan melalui layanan Kepolisian **110**.
Keberhasilan Rahman Nani kembali dengan selamat menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan, peralatan navigasi, dan koordinasi antarpihak sangat penting untuk mencegah risiko kecelakaan di laut.
HUMAS POLRES PULAU MOROTAI
*Polisi Bersama Masyarakat*









