Pulau Morotai, 22 Juni 2026 – Dalam rangka meningkatkan kemampuan, kesiapan, dan profesionalisme personel dalam menghadapi potensi aksi penyampaian pendapat di muka umum, Polres Pulau Morotai melaksanakan Kegiatan Pelatihan Pengendalian Massa (Dalmas) dalam Penanganan Aksi Unjuk Rasa di Wilayah Hukum Polres Pulau Morotai, yang berlangsung pada Senin (22/06/2026) pukul 09.00 WIT di Mako Polres Pulau Morotai, Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai.
Kegiatan pelatihan tersebut dipimpin langsung dan mendapat perhatian khusus dari Kapolres Pulau Morotai AKBP drh. Dedi Wijayanto, S.H. sebagai bentuk komitmen Polri dalam mewujudkan personel yang siap menghadapi berbagai dinamika sosial di tengah masyarakat, khususnya dalam pengamanan aksi unjuk rasa yang mengedepankan prinsip profesional, proporsional, dan humanis.
Pelatihan ini turut dihadiri oleh Wakapolres Pulau Morotai Kompol Jamaluddin, S.AP, para pejabat utama Polres Pulau Morotai, Kapolsek Morotai Selatan Kompol Safrudin Jafar, Kabag Ops AKP Subhan selaku koordinator kegiatan, Kabag Log AKP Junaidi Sawal, S.H., Kasat Binmas AKP Ansar Abbas, Kasat Samapta IPTU Sunarto, S.H., M.H. selaku Padal Dalmas Inti, Danki Brimob IPTU Taifun Bazak selaku Padal Dalmas PHH, serta sekitar 50 personel yang terlibat dalam latihan.
Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Pulau Morotai AKP Subhan. Dalam arahannya, seluruh personel diingatkan untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh karena kemampuan pengendalian massa merupakan salah satu keterampilan dasar yang wajib dimiliki anggota Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selanjutnya, Kasat Samapta Polres Pulau Morotai IPTU Sunarto, S.H., M.H. memberikan pengarahan teknis terkait pola-pola penanganan massa, tahapan eskalasi situasi, penggunaan formasi Dalmas, prosedur negosiasi, hingga langkah-langkah pengamanan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.
Memasuki sesi inti, para personel melaksanakan simulasi dan praktik lapangan yang menggambarkan berbagai skenario aksi unjuk rasa. Dalam simulasi tersebut, personel Dalmas Inti, Dalmas PHH, tim negosiator, tim dokumentasi, hingga unsur pendukung lainnya melakukan latihan terpadu guna meningkatkan koordinasi dan respons cepat dalam menghadapi situasi yang berkembang di lapangan.
Suasana latihan berlangsung dinamis dengan berbagai adegan simulasi, mulai dari penyampaian aspirasi secara damai, upaya negosiasi oleh petugas, hingga penanganan massa yang mulai menunjukkan peningkatan eskalasi. Seluruh personel dilatih untuk tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis serta menjunjung tinggi hak-hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Kapolres Pulau Morotai AKBP drh. Dedi Wijayanto, S.H. dalam arahannya saat konsolidasi menegaskan bahwa pelatihan Dalmas merupakan bagian penting dari upaya pembinaan kemampuan personel agar selalu siap menghadapi setiap perkembangan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Pulau Morotai.
Menurut Kapolres, keberhasilan pengamanan aksi unjuk rasa tidak hanya ditentukan oleh kekuatan personel dan perlengkapan, tetapi juga kemampuan komunikasi, pengendalian emosi, disiplin, serta pemahaman hukum yang baik. Oleh karena itu, seluruh anggota diharapkan terus meningkatkan kompetensi dan menjaga profesionalisme dalam pelaksanaan tugas.
“Polri memiliki tanggung jawab untuk menjamin keamanan sekaligus melindungi hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Karena itu setiap personel harus memahami prosedur, mengedepankan tindakan yang humanis, serta mampu bertindak secara cepat dan tepat sesuai aturan yang berlaku,” tegas Kapolres.
Pelatihan ini juga menjadi sarana evaluasi kesiapan personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi yang dapat terjadi di lapangan, sehingga apabila sewaktu-waktu terdapat kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat, Polres Pulau Morotai telah memiliki kesiapan personel yang optimal dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan seluruh pihak.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.00 WIT tersebut berjalan aman, tertib, dan lancar. Seluruh rangkaian pelatihan ditutup dengan konsolidasi personel sebagai bentuk evaluasi sekaligus penguatan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.
Melalui pelatihan ini, Polres Pulau Morotai menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Polri yang Presisi, profesional, modern, dan terpercaya, serta siap memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Kabupaten Pulau Morotai.
“Polri Untuk Masyarakat”

Humas Polres Pulau Morotai
PRESISI – Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan.











😍😍😍😍😍✨️✨️✨️