Deklarasi Damai Umat Beragama di Morotai, Perkuat Toleransi dan Persatuan

Polri Presisi109 Views

Morotai – Dalam upaya memperkuat kerukunan dan menjaga stabilitas keamanan di tengah keberagaman, Polres Pulau Morotai bersama Forkopimda dan para tokoh lintas agama menggelar Rapat Deklarasi Damai Umat Beragama, Senin (6/4/2026) di Aula Polres Pulau Morotai, Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Pulau Morotai Drs. Rusli Sibua, M.Si., Wakil Bupati Rio Cristian Pawane, Sekretaris Daerah Muhammad Umar Ali, S.E., Kapolres Pulau Morotai AKBP drh. Dedi Wijayanto, S.H., serta unsur TNI, Kejaksaan, dan berbagai tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh pemuda.

Dalam sambutannya, Kapolres Pulau Morotai AKBP drh. Dedi Wijayanto, S.H. menegaskan bahwa keberagaman yang dimiliki Kabupaten Pulau Morotai merupakan anugerah yang harus dijaga bersama sebagai kekuatan, bukan menjadi sumber perpecahan. Ia menekankan pentingnya sinergitas antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Melalui deklarasi damai ini, kita meneguhkan komitmen bersama untuk menjaga kerukunan antar umat beragama, menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, serta konflik sosial, dan mengedepankan dialog serta musyawarah dalam setiap penyelesaian masalah,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi di media sosial, serta tidak mudah terprovokasi oleh berita hoaks yang dapat memecah belah persatuan.

Sementara itu, Bupati Pulau Morotai Drs. Rusli Sibua, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberagaman yang ada di Morotai merupakan kekuatan besar dalam membangun daerah. Menurutnya, stabilitas keamanan dan keharmonisan sosial menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Kerukunan umat beragama adalah tanggung jawab kita bersama. Tanpa situasi yang aman dan damai, pembangunan tidak akan berjalan optimal,” ungkap Bupati.

Ia juga mengapresiasi peran aktif tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh pemuda yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kedamaian di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan tokoh agama dari Muhammadiyah dan Katolik turut menyampaikan pesan-pesan damai. Ketua Muhammadiyah Kabupaten Pulau Morotai menegaskan pentingnya nilai-nilai toleransi dan persaudaraan sebagai bagian dari ajaran agama. Sementara itu, Pastor Katolik mengajak seluruh masyarakat untuk menumbuhkan kasih, saling menghargai, serta menjadi pembawa damai di tengah keberagaman.

Seluruh pihak yang hadir sepakat bahwa deklarasi damai ini bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen bersama yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari guna menjaga keharmonisan dan persatuan di Kabupaten Pulau Morotai.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 15.34 WIT tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta diharapkan mampu memperkuat semangat toleransi dan persaudaraan demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Pulau Morotai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *