Humas Polres Pulau Morotai, 11 Juni 2026 – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat pasca terjadinya kasus penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia di Desa Wawama, Kecamatan Morotai Selatan, Kasat Binmas Polres Pulau Morotai AKP Ansar Abbas melaksanakan kegiatan sambang, silaturahmi, dan pembinaan serta penyuluhan (Binluh) kepada keluarga korban dan masyarakat setempat, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIT tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Polres Pulau Morotai untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta mencegah terjadinya potensi konflik lanjutan pasca peristiwa yang menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban.
Dalam kesempatan tersebut, Kasat Binmas menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus memberikan penguatan dan pemahaman agar seluruh pihak dapat menahan diri serta mempercayakan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada pihak kepolisian.
“Kami mengimbau kepada keluarga korban dan seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakan balas dendam. Serahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. Kami memastikan bahwa proses hukum akan dilaksanakan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jangan sampai muncul tindakan lain yang justru berpotensi menimbulkan tindak pidana baru,” tegas Kasat Binmas.
Selain memberikan imbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat, Kasat Binmas juga menyampaikan sejumlah pesan penting mengenai pembinaan generasi muda dan pencegahan kenakalan remaja yang saat ini menjadi perhatian bersama.
Menurutnya, pembentukan karakter generasi muda merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah desa, hingga aparat keamanan. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang baik dalam memberikan pendidikan moral, etika, serta nilai-nilai positif kepada generasi penerus bangsa.
“Masa depan bangsa berada di tangan generasi muda. Karena itu, menjadi tanggung jawab kita bersama untuk membimbing dan mengarahkan mereka agar terhindar dari pergaulan negatif, tindak kriminal, penyalahgunaan minuman keras, maupun berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya,” ujar AKP Ansar Abbas.
Dalam kegiatan tersebut, Kasat Binmas juga mengingatkan pentingnya kepatuhan masyarakat terhadap aturan yang berlaku, khususnya dalam penyelenggaraan kegiatan hiburan atau pesta di lingkungan masyarakat. Ia menegaskan bahwa setiap kegiatan yang melibatkan keramaian harus terlebih dahulu memperoleh izin dari pihak yang berwenang, termasuk pemerintah desa dan kepolisian, guna menghindari gangguan keamanan dan ketertiban.
Selain itu, Kasat Binmas turut menyoroti dampak negatif minuman keras yang sering menjadi pemicu berbagai tindak pidana dan gangguan kamtibmas. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran maupun konsumsi minuman keras demi menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan produktif.
Lebih lanjut, Kasat Binmas menegaskan bahwa setiap pelanggaran hukum memiliki konsekuensi yang harus dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, peran aktif seluruh masyarakat sangat diperlukan untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada warga agar selalu mematuhi aturan hukum yang berlaku.
Melalui kegiatan sambang dan silaturahmi ini, Polres Pulau Morotai berharap dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Pulau Morotai, khususnya di Desa Wawama pasca terjadinya peristiwa penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Keluarga korban serta masyarakat menyambut baik kehadiran jajaran Polres Pulau Morotai yang secara langsung memberikan perhatian, dukungan moril, serta edukasi kamtibmas kepada warga.
Humas Polres Pulau Morotai











