Hujan lebat yang turun sejak Selasa malam tak hanya membasahi bumi Halmahera Barat, tetapi juga membawa kecemasan bagi warga Desa Gamomeng, Kecamatan Sahu Timur. Sekitar pukul 01.00 WIT, Rabu (7/1/2026), aliran air dari perbukitan di belakang desa tiba-tiba meluap dan menggenangi permukiman warga.
Menurut Kabidhumas Kombes Pol. Wahyu Istianto Bram W, S.H., S.I.K., M.I.K., air dengan ketinggian sekitar satu meter merendam rumah-rumah warga serta menutup jalan raya sepanjang kurang lebih satu kilometer yang merupakan akses utama menuju Desa Sahu. Kondisi tersebut sempat menimbulkan kepanikan, namun sebagian besar warga memilih bertahan untuk mengamankan barang-barang berharga mereka.
“Polres Halmahera Barat melalui Satuan Samapta bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. Personel langsung turun ke lokasi untuk membantu warga terdampak dan memastikan situasi tetap aman,” Ujar Kabidhumas Polda Maluku Utara.
Ia menambahkan, sebanyak lima warga dievakuasi ke rumah adat desa yang dijadikan sebagai tempat perlindungan sementara. Selain itu, personel Sat Samapta juga melakukan pemantauan secara berkelanjutan serta berkoordinasi dengan aparat desa guna mengantisipasi kemungkinan bertambahnya debit air.
Kabidhumas Polda Maluku Utara turut mengimbau masyarakat agar tetap waspada mengingat curah hujan di wilayah Kecamatan Sahu Timur masih tergolong tinggi. Warga diminta untuk mengutamakan keselamatan diri dan keluarga serta menghindari aktivitas yang berisiko di tengah kondisi cuaca ekstrem.
“Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi bencana alam. Kami berkomitmen memberikan perlindungan dan rasa aman, serta memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama,” Tutupnya.
_Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku Utara, 8 Januari 2025_














