Pulau Morotai, 30 Juli 2026 – Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dilakukan jajaran Polres Pulau Morotai melalui kegiatan preventif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) yang dilaksanakan Polsubsektor Morotai Jaya bersama unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda di Desa Sopi Loleo dan Desa Sopi Majiko, Kecamatan Morotai Jaya, Rabu (29/7/2026) malam.
Kegiatan patroli dipimpin langsung oleh Kasubsektor Morotai Jaya Aiptu Andi Riski Rumang dengan menyasar wilayah-wilayah yang selama ini dinilai memiliki potensi terjadinya gangguan keamanan, khususnya aksi tawuran antarremaja maupun bentuk pelanggaran hukum lainnya. Patroli ini menjadi langkah nyata Polri dalam mengedepankan upaya pencegahan melalui pendekatan humanis, dialogis, dan membangun kemitraan bersama masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Morotai Jaya Asrum, S.E., Kepala Desa Sopi Majiko Hendra Atapari beserta perangkat desa, Kepala Desa Sopi Loleo Hisbul Der, S.E. beserta perangkat desa, serta para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda dari kedua desa.
Dalam pelaksanaannya, personel Polsubsektor Morotai Jaya bersama seluruh unsur yang terlibat memberikan edukasi dan imbauan kamtibmas kepada masyarakat. Warga diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, memperkuat komunikasi antarwarga, serta bersama-sama menjaga situasi keamanan agar tetap aman, damai, dan kondusif.
Kapolres Pulau Morotai AKBP drh. Dedi Wijayanto, S.H. menegaskan bahwa terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif merupakan tanggung jawab bersama antara Polri, pemerintah, dan seluruh lapisan masyarakat.
“Keamanan merupakan fondasi utama dalam mendukung seluruh aktivitas masyarakat. Apabila situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, maka aktivitas pendidikan, pelayanan pemerintahan, perekonomian, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan dapat berjalan dengan baik, lancar, dan produktif. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun tindakan yang dapat memicu konflik,” ujar Kapolres.
Selain mengajak masyarakat menjaga persatuan, petugas juga mengingatkan pentingnya menjauhi segala bentuk perbuatan yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan. Masyarakat diimbau untuk tidak mengonsumsi maupun mengedarkan minuman keras (miras), karena kerap menjadi pemicu terjadinya perkelahian, tawuran, kekerasan, hingga tindak pidana lainnya yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Kegiatan tersebut juga mengajak para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja, terutama pada malam hari, sehingga tidak terlibat dalam aktivitas negatif yang dapat berujung pada pelanggaran hukum. Peran keluarga, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa dinilai sangat penting dalam membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan.
Melalui sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta seluruh komponen masyarakat, diharapkan potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini. Pendekatan preventif seperti patroli cipta kondisi tidak hanya bertujuan menciptakan rasa aman, tetapi juga mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang damai, harmonis, serta bebas dari segala bentuk tindak pidana.

Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Desa Sopi Loleo dan Desa Sopi Majiko terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polres Pulau Morotai memastikan kegiatan serupa akan terus ditingkatkan sebagai bentuk komitmen Polri Presisi dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Humas Polres Pulau Morotai
“Polri Presisi untuk Masyarakat”
















