Morotai Selatan, 9 Oktober 2026 — Jajaran Polsek Morotai Selatan terus memperkuat pendekatan kepada masyarakat melalui kegiatan keagamaan dan sambang kamtibmas. Salah satunya dilaksanakan melalui Sholat Jumat berjamaah sekaligus penyampaian pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Masjid Desa Daeo Induk, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Jumat (9/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 12.00 WIT tersebut diikuti oleh personel Polsek Morotai Selatan bersama para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta warga Desa Daeo Induk. Usai pelaksanaan Sholat Jumat, Kapolsek Morotai Selatan menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas yang secara khusus menyoroti pentingnya peran bersama dalam mencegah kenakalan remaja dan menjaga generasi muda dari berbagai perilaku yang dapat berhadapan dengan hukum.
Dalam penyampaiannya, Kapolsek menegaskan bahwa pembentukan karakter generasi muda bukan hanya menjadi tanggung jawab keluarga maupun pihak kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
> “Generasi muda merupakan penerus bangsa. Karena itu, pembentukan karakter mereka harus menjadi tanggung jawab kita bersama. Apa yang kita tanamkan dan ajarkan kepada mereka hari ini akan menentukan bagaimana masa depan daerah dan bangsa kita ke depan,” ujar Kapolsek.
Kapolsek juga mengajak para tokoh pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda untuk bersama-sama memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya kalangan remaja, mengenai pentingnya menaati aturan dalam setiap kegiatan masyarakat.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan pesta dan kegiatan keramaian masyarakat. Kapolsek mengimbau agar setiap kegiatan yang berpotensi menimbulkan keramaian terlebih dahulu dikoordinasikan dan memperoleh izin dari pihak yang berwenang sesuai ketentuan yang berlaku.
Masyarakat juga diminta tidak menganggap kegiatan pesta atau keramaian sebagai hal yang sepele, sebab apabila pelaksanaannya menimbulkan gangguan terhadap ketertiban umum maupun keresahan di tengah masyarakat, dapat menimbulkan konsekuensi hukum.
Selain persoalan kenakalan remaja, Kapolsek turut menyampaikan bahaya minuman keras (miras) yang masih menjadi salah satu faktor yang berpotensi memicu terjadinya gangguan kamtibmas, seperti perkelahian, kekerasan, keributan hingga tindak pidana lainnya.
> “Kami mengajak seluruh masyarakat, terutama para orang tua dan tokoh masyarakat, untuk bersama-sama mengawasi anak-anak dan generasi muda. Jangan sampai mereka terjerumus dalam pergaulan yang dapat merusak masa depan maupun membawa mereka berhadapan dengan hukum,” tegasnya.
Kapolsek menambahkan, penyampaian edukasi hukum kepada masyarakat merupakan bagian dari langkah preventif Polri untuk meningkatkan kesadaran hukum sekaligus mencegah terjadinya tindak pidana. Masyarakat diharapkan memahami bahwa setiap tindakan yang dilakukan memiliki konsekuensi apabila bertentangan dengan ketentuan hukum.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan religius. Kehadiran personel kepolisian di tengah kegiatan keagamaan diharapkan dapat semakin membangun komunikasi, kepercayaan serta kerja sama dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Polres Pulau Morotai melalui jajaran Polsek akan terus mengedepankan langkah-langkah preventif, preemtif dan humanis, termasuk menggandeng tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta pemerintah desa dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.
Kegiatan tersebut sejalan dengan atensi Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H., agar jajaran kepolisian terus hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat serta mengedepankan upaya pencegahan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Kapolres Pulau Morotai AKBP drh. Dedi Wijayanto, S.H. juga terus menekankan kepada seluruh personel agar kehadiran Polri dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, tidak hanya dalam penanganan perkara, tetapi juga melalui kegiatan pembinaan, sambang, edukasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan Sholat Jumat berjamaah dan penyampaian pesan kamtibmas tersebut, Polsek Morotai Selatan berharap tercipta sinergitas yang semakin kuat antara kepolisian, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan seluruh warga dalam menjaga keamanan serta melindungi generasi muda dari pengaruh negatif.
Polri untuk Masyarakat.
PRESISI — Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan.














