MOROTAI – Tim Jibom Gegana Satuan Brimobda Maluku Utara melaksanakan disposal terhadap sejumlah bahan peledak (handak) peninggalan Perang Dunia II yang ditemukan dan telah diamankan di wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Senin (5/10/2026).
Kegiatan pemusnahan tersebut berlangsung di kawasan Galian C, Desa Momujiu, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, dengan melibatkan personel Tim Jibom Gegana serta dukungan personel Kompi 4 Batalyon A Pelopor.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Jibom Gegana melakukan disposal terhadap satu buah mortir dan dua buah granat yang diduga merupakan peninggalan masa Perang Dunia II. Proses disposal dilakukan oleh personel yang memiliki kompetensi khusus dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan di sekitar lokasi.
Sebelum menuju lokasi disposal, pada pukul 13.38 WIT, Tim Jibom Gegana Sat Brimobda Malut tiba di Mako Kompi 4 Batalyon A Pelopor. Personel kemudian melaksanakan apel serta menerima arahan dari Dantim sekaligus mengambil bahan peledak yang sebelumnya telah diamankan oleh personel Mako Kompi 4 Batalyon A Pelopor.
Selanjutnya, pada pukul 14.59 WIT, Tim Jibom Gegana tiba di lokasi Galian C Desa Momujiu untuk melaksanakan tahapan disposal terhadap satu buah mortir dan dua buah granat.
Proses penanganan hingga disposal berlangsung secara terukur dengan memperhatikan prosedur keselamatan. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, pada pukul 18.22 WIT, kegiatan disposal dinyatakan selesai dan situasi di sekitar lokasi dalam keadaan aman serta kondusif.
Adapun personel Tim Jibom Gegana Sat Brimobda Malut yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Ipda Kasman Buton, S.H., selaku Ps. Kanit Subden 1 Wanteror Detasemen Gegana; Aipda Asep Agustina, selaku Ps. Paops Subden 2 Jibom Detasemen Gegana; Bripka Sukiman Yamin, Banit Subden 1 Wanteror Detasemen Gegana; Briptu Fijai Hamisi, Banit Subden 2 Jibom Detasemen Gegana; serta Bripda M. Ar Riziq Sangaji, Banit Subden 1 Wanteror Detasemen Gegana.
Kapolres Morotai: Jangan Sentuh atau Pindahkan Benda yang Diduga Handak
Kapolres Pulau Morotai AKBP drh. Dedi Wijayanto, S.H., mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, membongkar, atau mencoba menangani sendiri benda yang dicurigai sebagai bahan peledak maupun amunisi peninggalan perang.
> “Apabila masyarakat menemukan benda yang bentuknya menyerupai mortir, granat, amunisi atau benda lain yang diduga sebagai bahan peledak, segera menjauh dari lokasi dan laporkan kepada pihak Kepolisian. Jangan mencoba memindahkan atau menangani sendiri karena dapat membahayakan keselamatan diri maupun orang lain,” imbau Kapolres.
Kapolres menegaskan, keberadaan benda peledak peninggalan perang harus ditangani oleh personel yang memiliki kemampuan dan peralatan khusus. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses evakuasi dan disposal berlangsung aman serta tidak menimbulkan risiko terhadap masyarakat.
“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Polri bersama instansi terkait akan terus memberikan respons terhadap setiap informasi masyarakat mengenai temuan benda yang diduga berbahaya,” tambahnya.
Kegiatan disposal tersebut juga menjadi bagian dari upaya Kepolisian dalam memastikan wilayah Kabupaten Pulau Morotai tetap aman dari potensi bahaya benda peledak peninggalan masa perang.
Humas Polres Pulau Morotai mengajak masyarakat untuk tidak panik apabila menemukan benda mencurigakan, namun segera mengamankan diri dengan menjaga jarak dan melaporkan temuan tersebut kepada Kepolisian terdekat atau melalui Call Center Polri 110.
Kasubsipenmas Humas Polres Pulau Morotai IPDA Muh. Yusuf Kasim, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa sinergi antara masyarakat dan Kepolisian sangat penting dalam penanganan benda-benda berbahaya yang ditemukan di wilayah Morotai.
“Informasi sekecil apa pun dari masyarakat sangat membantu Kepolisian dalam melakukan langkah penanganan secara cepat, tepat dan sesuai prosedur. Jangan mengambil risiko dengan mencoba memeriksa atau memindahkan benda yang dicurigai sebagai bahan peledak,” jelasnya.

Dengan selesainya kegiatan disposal, seluruh rangkaian penanganan bahan peledak di lokasi tersebut berjalan dengan aman dan lancar. Polres Pulau Morotai bersama jajaran akan terus mengedepankan prinsip Polri untuk Masyarakat serta pelayanan yang PRESISI—Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.
HUMAS POLRES PULAU MOROTAI
POLRI UNTUK MASYARAKAT 🇮🇩















