MOROTAI – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 berlangsung khidmat di Halaman Pangkalan Lanud Leo Wattimena, Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Senin (5/10/2026).
Upacara yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIT tersebut mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Kegiatan diikuti unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, serta tamu undangan.
Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Bupati Pulau Morotai Rio Christian Pawane, Ketua DPRD Kabupaten Pulau Morotai Muhamad Rizki Djalal, Dandim 1514/Morotai Letkol Inf Deni Rustandi Hidayat, S.Pd., Danyonif TP 822/Satria Magawe Letkol Inf Raju Pacilasera, serta Kapolres Pulau Morotai AKBP drh. Dedy Wijayanto, S.H.
Turut hadir Kajari Kabupaten Pulau Morotai Kristanto Trinoviandri, S.E., S.H., M.H., jajaran Lanud Leo Wattimena, Danki Satbrimob Maluku Utara wilayah Kabupaten Pulau Morotai Iptu Thaifun Badjak, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pulau Morotai H. Abdurachman Assagaf, S.Ag., M.Pd.I., Rektor Universitas Pasifik Morotai Irfan Hi. Abd. Rahman, S.T., M.T., Kepala Kantor UPBU Pitu Morotai Gunadi Siswo Pamungkas, S.T., M.T., serta unsur Binda Kabupaten Pulau Morotai dan sekitar 70 tamu undangan.
Pasukan upacara terdiri dari peleton perwira TNI-Polri, TNI AD Kodim 1514/Morotai, Yonif TP 822/Satria Magawe, TNI AL, TNI AU, Brimob, Bintara Polres Pulau Morotai, Satpol PP, Basarnas, serta siswa-siswi Korps Kadet Republik Indonesia.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara Letkol Laut (P) Benie Hermawan, M.Tr.Opsla., sementara Komandan Upacara dijabat Ps. Kakum Lanud Leo Wattimena Kapten Kum Christian Abraham Rantung, S.H. Perwira Upacara yakni Karu Ops Lanud Leo Wattimena Letda Lek Imam.
Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Inspektur Upacara, ditegaskan bahwa tingginya kepercayaan masyarakat terhadap TNI merupakan hasil dari pengabdian prajurit sekaligus amanah yang harus dijaga.
Penguatan TNI melalui peningkatan kesejahteraan prajurit dan ASN TNI serta modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi, kesiapan, profesionalisme, serta integritas dalam menjalankan setiap tugas.
Menghadapi perubahan lingkungan strategis, ketidakpastian global, dinamika ruang informasi dan kognitif, ancaman terhadap keutuhan wilayah, serta tuntutan integritas dalam pengelolaan sumber daya negara, TNI dituntut tetap kokoh pada jati dirinya dan memiliki arah pengabdian yang jelas.
Momentum HUT ke-81 TNI juga menjadi momentum untuk memperteguh tekad menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan, serta melindungi kekayaan Nusantara sebagai modal utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, adil dan makmur.
Dalam amanat tersebut, seluruh prajurit TNI juga diajak menjadikan PRIMA sebagai budaya pengabdian, yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif.
Profesional diwujudkan dengan penguasaan tugas dan tanggung jawab, peningkatan kompetensi serta pelaksanaan tugas yang taat hukum dan berintegritas. Responsif berarti peka terhadap perubahan dan mampu bertindak cepat, tepat serta terukur ketika negara dan masyarakat membutuhkan.
Sementara Integratif menekankan pentingnya sinergi dengan seluruh komponen bangsa. Modern diwujudkan melalui penguasaan dan pemanfaatan alat peralatan pertahanan dan keamanan serta teknologi secara optimal. Adapun Adaptif berarti mampu menjadikan setiap penugasan dan pengalaman sebagai bahan pembelajaran untuk menghadapi perkembangan ancaman.
Usai upacara pokok, kegiatan dilanjutkan dengan penghormatan kepada lambang-lambang satuan, sesi foto bersama, pemberian hadiah kepada pemenang lomba domino, penampilan yel-yel masing-masing satuan TNI-Polri, pemotongan tumpeng, serta acara ramah-tamah.
Kapolres Pulau Morotai AKBP drh. Dedy Wijayanto, S.H. turut hadir sebagai bentuk dukungan dan sinergitas Polri bersama TNI dalam menjaga soliditas serta kondusivitas keamanan di wilayah Kabupaten Pulau Morotai.
Sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat persatuan dan kesatuan, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-81 TNI di Kabupaten Pulau Morotai selesai sekitar pukul 10.15 WIT. Selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat terpantau aman, tertib dan kondusif.
Humas Polres Pulau Morotai
Polri untuk Masyarakat
PRESISI – Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan













