Pulau Morotai, 09 Juli 2026 – Polres Pulau Morotai terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pengamanan maksimal selama pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Provinsi Maluku Utara Tahun 2026. Di bawah arahan Kapolres Pulau Morotai AKBP drh. Dedi Wijayanto, S.H., personel pengamanan disiagakan di seluruh venue pertandingan, lokasi penginapan kontingen, serta titik-titik strategis guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Pada Kamis, 09 Juli 2026, sejak pukul 07.00 WIT hingga 23.40 WIT, berbagai cabang olahraga dipertandingkan di sejumlah venue di Kabupaten Pulau Morotai, meliputi Karate, Tinju, dan Bola Voli. Ribuan masyarakat tampak antusias menyaksikan pertandingan yang berlangsung penuh sportivitas tanpa adanya gangguan keamanan maupun kejadian menonjol.
Di Gedung Oikumene Desa Gotalamo, cabang olahraga Karate mempertandingkan sejumlah partai penting. Atlet Kabupaten Pulau Morotai Nurul Hujaifa Humah berhasil tampil gemilang setelah mengalahkan atlet Kota Ternate dengan skor 4-1, kemudian kembali meraih kemenangan meyakinkan atas atlet Halmahera Timur Ririn Rajak dengan skor 5-0. Sementara itu, Ririn Rajak sebelumnya berhasil menaklukkan lawan-lawannya dari Halmahera Selatan dan Halmahera Utara sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan atlet tuan rumah.
Pada cabang olahraga Tinju yang berlangsung di Taman Kota Daruba, pertandingan semifinal kategori putra maupun putri berlangsung sengit dan menarik perhatian masyarakat. Sejumlah atlet dari Kota Ternate, Halmahera Barat, Halmahera Timur, Halmahera Utara, Halmahera Selatan, dan Kabupaten Pulau Morotai saling menunjukkan kemampuan terbaik demi memperebutkan tiket menuju babak final. Seluruh pertandingan berjalan sportif dengan pengawasan ketat dari perangkat pertandingan serta personel pengamanan Polres Pulau Morotai.
Sementara itu, pertandingan Bola Voli juga berlangsung meriah di dua lokasi berbeda. Pada sektor putri, tim Kota Ternate berhasil mengalahkan Halmahera Selatan dengan skor 3-1, sedangkan Tidore Kepulauan menundukkan Halmahera Timur 3-0. Di sektor putra, tuan rumah Kabupaten Pulau Morotai berhasil membanggakan masyarakat dengan kemenangan telak 3-0 atas Halmahera Timur. Halmahera Tengah juga mengalahkan Pulau Taliabu dengan skor 3-0, sedangkan Halmahera Selatan menaklukkan Kota Tidore Kepulauan 3-1.
Sepanjang pelaksanaan pertandingan, Polres Pulau Morotai menerjunkan personel pengamanan secara terbuka dan tertutup pada seluruh venue, melakukan pengaturan arus lalu lintas, pengamanan area penonton, patroli rutin, serta pengawasan terhadap lokasi penginapan kontingen guna mengantisipasi setiap potensi gangguan kamtibmas.
Kapolres Pulau Morotai menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan POPDA bukan hanya ditentukan oleh prestasi atlet, tetapi juga oleh terciptanya situasi keamanan yang kondusif sehingga seluruh peserta dapat bertanding dengan aman dan nyaman.
Hingga berakhirnya seluruh rangkaian pertandingan pada pukul 23.30 WIT, situasi di seluruh wilayah pelaksanaan POPDA terpantau aman, tertib, lancar, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas maupun kejadian yang berpotensi menghambat jalannya kegiatan.
Pelaksanaan POPDA XII Provinsi Maluku Utara Tahun 2026 sendiri berlangsung selama enam hari, mulai 7 hingga 12 Juli 2026, dengan mempertandingkan sembilan cabang olahraga. Untuk hari berikutnya, Jumat, 10 Juli 2026, dijadwalkan kembali berlangsung pertandingan tujuh cabang olahraga, yakni Tinju, Karate, Pencak Silat, Sepak Bola, Basket, Bola Voli, dan Bulu Tangkis.
Polres Pulau Morotai
bersama seluruh satuan fungsi akan terus melaksanakan monitoring, deteksi dini, patroli, dan pengamanan secara optimal demi menjamin seluruh rangkaian POPDA XII berlangsung sukses, aman, serta memberikan rasa nyaman kepada atlet, official, panitia, maupun masyarakat yang hadir memberikan dukungan.
Humas Polres Pulau Morotai menegaskan bahwa Polri akan terus hadir memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik sebagai bentuk implementasi Polri Presisi dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan event olahraga tingkat Provinsi Maluku Utara di Kabupaten Pulau Morotai.
“Polri untuk Masyarakat.”
















