Pulau Morotai, 1 Juli 2026 – Semangat pengabdian dan komitmen melayani masyarakat bergema kuat dalam Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan Polres Pulau Morotai di Lapangan Apel Polres Pulau Morotai, Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Rabu (1/7/2026). Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, peringatan ini menjadi momentum penting bagi institusi Polri untuk mempertegas dedikasinya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional, humanis, serta berkeadilan.
Upacara berlangsung dengan penuh khidmat mulai pukul 08.00 WIT dan dipimpin langsung oleh Kapolres Pulau Morotai, AKBP drh. Dedi Wijayanto, S.H., selaku Inspektur Upacara. Bertindak sebagai Perwira Upacara AKP Abubakar Amirudin, sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada IPDA Irfan. Seluruh rangkaian upacara berlangsung tertib, diawali dengan penghormatan pasukan, pemeriksaan pasukan, mengheningkan cipta, pembacaan Tribrata, doa bersama, menyanyikan Mars dan Hymne Polri, hingga diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan soliditas.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 turut dihadiri Bupati Pulau Morotai Drs. Rusli Sibua, M.Si., Sekretaris Daerah Muhammad Umar Ali, S.E., Ketua DPRD Kabupaten Pulau Morotai Muhammad Rizki, unsur Forkopimda, Danlanal Morotai Letkol Laut (P) Benie Hermawan, M.Tr.Opsla., Kepala Kejaksaan Negeri Morotai Kristanto Trinoviandri, S.E., S.H., perwakilan Kodim 1514/Morotai, Lanud Leo Wattimena, Yonif TP 822/Satria Marga Yudha, Sat Brimob Polda Maluku Utara, para Pejabat Utama Polres Pulau Morotai, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, insan pers, serta sekitar 250 tamu undangan.
Upacara juga diikuti pasukan gabungan yang terdiri atas personel TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, Sat Brimob Polda Maluku Utara, personel Polres Pulau Morotai, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Pulau Morotai. Kehadiran lintas institusi tersebut menjadi bukti nyata kuatnya sinergitas dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Pulau Morotai.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan acara syukuran Hari Bhayangkara ke-80 yang diawali doa bersama dan sambutan Kapolres Pulau Morotai. Dalam sambutannya, AKBP drh. Dedi Wijayanto, S.H. menegaskan bahwa Hari Bhayangkara bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum refleksi bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus mengevaluasi diri sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kapolres menekankan bahwa tema “Polri untuk Masyarakat” bukan hanya slogan semata, tetapi merupakan komitmen moral yang harus diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas melalui pelayanan yang cepat, profesional, transparan, humanis, dan berkeadilan.
“Keberhasilan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat diwujudkan sendiri. Sinergi bersama TNI, pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, insan pers, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini harus menjadi semangat baru untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat profesionalisme dalam penegakan hukum, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” tegas Kapolres.
Sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian Polri selama delapan dekade, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng yang berlangsung penuh makna. Prosesi tersebut menjadi simbol rasa syukur, kebersamaan, serta harapan agar Polri semakin dicintai masyarakat dan senantiasa mampu menjawab berbagai tantangan tugas di masa depan.
Momentum syukuran juga dimanfaatkan untuk memberikan penghargaan kepada personel Polres Pulau Morotai yang berprestasi serta para pemenang berbagai perlombaan yang telah digelar dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, semangat sportivitas, serta kontribusi positif dalam menyemarakkan peringatan Hari Bhayangkara.
Pada cabang sepak bola tingkat SMA/sederajat, Juara I berhasil diraih oleh SMA MA 2 Kabupaten Pulau Morotai, disusul SMK Negeri 1 Kabupaten Pulau Morotai sebagai Juara II, MAS Nurul Huda sebagai Juara III, dan SMA Negeri 3 Kabupaten Pulau Morotai sebagai Juara IV.
Sementara pada pertandingan bola voli internal Polres Pulau Morotai, Juara I diraih tim gabungan Sie Propam, Bag Logistik, dan Humas, Juara II diraih gabungan Sat Intelkam dan Sat Narkoba, sedangkan Juara III diraih Polsek Morotai Selatan.
Adapun pada turnamen domino, Juara I diraih pasangan Jufri Lastory dan Mahmud Kiat, Juara II pasangan Fahri Hairudin dan Hendrata Chandra, Juara III pasangan Ardy Gunawan dan Sofyan Boba, serta Juara IV pasangan Munir dan Mahardianto.
Pada kompetisi Mobile Legends, Tim Deimon berhasil meraih Juara I, disusul Tim Bongkar DS sebagai Juara II dan Tim Shadow Paragon sebagai Juara III.
Suasana syukuran semakin semarak dengan penampilan hiburan dari siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) Kabupaten Pulau Morotai yang memukau para tamu undangan, dilanjutkan dengan pertunjukan seni tradisional Yanger dari Desa Buho-Buho yang mendapat sambutan hangat dan apresiasi dari seluruh hadirin. Penampilan tersebut menjadi simbol bahwa Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi milik institusi Polri, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan antara Polri dan seluruh lapisan masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 Polres Pulau Morotai berakhir pada pukul 11.30 WIT dalam keadaan aman, tertib, lancar, dan kondusif.
Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polres Pulau Morotai kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat sinergitas bersama TNI, Pemerintah Daerah, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat Polri Presisi dan tema “Polri untuk Masyarakat”, Polres Pulau Morotai akan terus menghadirkan pelayanan yang responsif, profesional, modern, transparan, dan berkeadilan guna mewujudkan keamanan, ketertiban, serta rasa aman bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pulau Morotai.
“Polri Presisi, Polri untuk Masyarakat.”
















