Polda Maluku Utara Tingkatkan Kapasitas Bhabinkamtibmas melalui Pelatihan Tanggap Darurat dan Deteksi Dini

Blog19 Views

Dalam rangka mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan sekaligus perwujudan fungsi Polisi Penolong, Kepolisian Daerah Maluku Utara menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas personel Bhabinkamtibmas yang berlangsung pada Kamis (18/6), bertempat di Pendopo Lapangan Catur Prasetya Polda Maluku Utara.

Pelatihan ini diikuti oleh seluruh personel Bhabinkamtibmas dari jajaran Polres se-Maluku Utara, personel Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas), serta sejumlah Perwira Menengah dan Perwira Pertama dari lingkungan Ditbinmas Polda Maluku Utara.

Pada sesi pertama, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Maluku Utara menyampaikan materi mengenai Penanganan Darurat Korban Kecelakaan dan Kontinjensi. Materi ini bertujuan untuk membekali para peserta dengan keterampilan dasar pertolongan pertama, yang mencakup teknik penilaian awal kondisi korban, prosedur evakuasi yang aman, serta langkah-langkah medis awal sebelum korban memperoleh perawatan lanjutan di fasilitas kesehatan.

Tim medis dari Biddokkes menekankan bahwa kecepatan dan ketepatan tindakan dalam situasi gawat darurat merupakan faktor krusial untuk meminimalkan risiko cedera lebih lanjut serta meningkatkan peluang keselamatan korban. Sesi ini berlangsung interaktif dan dilengkapi dengan simulasi penanganan korban yang mendapat respons antusias dari seluruh peserta.

Selanjutnya, Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Maluku Utara memberikan pemahaman strategis mengenai Deteksi Dini. Para peserta dibekali dengan pengetahuan tentang teknik pengumpulan informasi, pemetaan daerah rawan, serta identifikasi potensi konflik sosial yang dapat muncul di tengah masyarakat.

Dalam pemaparannya, narasumber menegaskan bahwa peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Kepolisian Republik Indonesia sangat strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan kemampuan analisis yang mumpuni, diharapkan setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi secara dini melalui penguatan sinergi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan terkait.

Materi ketiga disampaikan oleh Satuan Brimob Polda Maluku Utara yang mengangkat tema dasar-dasar operasi Search and Rescue (SAR). Instruktur Brimob memberikan pemaparan mengenai teknik pencarian dan pertolongan korban, prosedur evakuasi yang sesuai standar, serta aspek keselamatan personel dalam menghadapi situasi bencana atau kecelakaan. Pengetahuan ini dinilai penting mengingat Bhabinkamtibmas sering kali menjadi elemen pertama yang merespons kondisi darurat di wilayah binaannya.

Sebagai sesi penutup, disampaikan materi mengenai prosedur penanganan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Personel Bhabinkamtibmas diberikan wawasan tentang langkah-langkah awal di lokasi kejadian, teknik pengamanan TKP, upaya pelestarian barang bukti, serta mekanisme koordinasi dengan fungsi reserse dan identifikasi. Hal ini dinilai krusial mengingat Bhabinkamtibmas sering kali menjadi pihak pertama yang tiba di lokasi kejadian, sehingga kemampuan awal yang tepat sangat menentukan kelancaran proses penyelidikan selanjutnya.

Kabid Humas Polda Malut Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram W., S.H., S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan peningkatan kapasitas ini merupakan wujud komitmen institusi dalam memberikan pelayanan yang profesional dan perlindungan yang maksimal kepada masyarakat.

“Kami berharap seluruh personel Bhabinkamtibmas dapat mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh dalam pelaksanaan tugas di lapangan, sehingga keberadaan Polisi Penolong benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Kabid Humas.

 

_Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku Utara, 18 Juni 2026_

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *