MOROTAI –Polsek Morotai Utara, jajaran Polres Pulau Morotai, bergerak cepat merespons peristiwa perkelahian yang melibatkan sejumlah pemuda di Desa Tanjung Saleh, Kecamatan Morotai Utara, Kabupaten Pulau Morotai, sekitar pukul 23.15 WIT.
Respons cepat tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Pulau Morotai dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mencegah terjadinya konflik berkepanjangan yang berpotensi mengganggu situasi keamanan di wilayah Kecamatan Morotai Utara.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Polsek Morotai Utara melakukan penanganan awal dengan mengumpulkan informasi dan menelusuri identitas para pemuda yang diduga terlibat dalam perkelahian.
Berdasarkan informasi awal, insiden tersebut diduga melibatkan sejumlah pemuda dari desa berbeda. Namun, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan identitas, asal desa, serta penyebab terjadinya perkelahian.
Anggota Polsek Morotai Utara, Briptu Norifandi, menjelaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti kejadian tersebut dengan meminta keterangan dari para pemuda yang terlibat guna mengetahui secara pasti kronologi dan pemicu perkelahian.
“Kami akan menindaklanjuti terkait insiden tersebut. Para pemuda yang terlibat akan diselidiki, termasuk mencari tahu apa penyebabnya,” ujar Briptu Norifandi.
Selain melakukan penyelidikan, Polsek Morotai Utara juga mengedepankan langkah preventif melalui pembinaan dan pendekatan persuasif, khususnya apabila ditemukan keterlibatan pelajar dalam peristiwa tersebut.
Briptu Norifandi menyampaikan bahwa pihaknya berencana melakukan sosialisasi dan pembinaan di sekolah-sekolah pada Senin (2/11/2026), apabila hasil penyelidikan menunjukkan bahwa para pemuda yang terlibat masih berstatus pelajar SMA.
“Terkait insiden ini, kami akan turun ke sekolah-sekolah jika dalam proses penyelidikan terbukti para pemuda yang terlibat masih duduk di bangku SMA,” jelasnya.
Sementara itu, terkait dugaan adanya pengaruh minuman keras dalam perkelahian tersebut, pihak kepolisian menegaskan bahwa informasi tersebut belum dapat dipastikan dan masih memerlukan pendalaman lebih lanjut.
“Untuk saat ini kami belum bisa menyimpulkan apakah para pemuda tersebut telah mengonsumsi alkohol. Namun, kami terus melakukan razia minuman keras terhadap pihak-pihak penjual,” ungkap Briptu Norifandi.
Penanganan peristiwa tersebut sejalan dengan komitmen Kapolres Pulau Morotai, **AKBP drh. Dedi Wijayanto, S.H.**, dalam meningkatkan pelayanan kepolisian yang cepat, responsif, humanis, dan profesional terhadap setiap gangguan kamtibmas.
Melalui jajaran Polsek Morotai Utara yang dipimpin **IPDA Iksan M. Lampah**, kepolisian terus mengedepankan langkah pencegahan, pembinaan, dan penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku guna mengantisipasi terulangnya peristiwa serupa.
Polres Pulau Morotai juga menekankan pentingnya peran keluarga, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pihak sekolah dalam memberikan pembinaan kepada generasi muda agar tidak mudah terprovokasi maupun terlibat dalam tindakan kekerasan.
Perkelahian antarpemuda tidak boleh dianggap sebagai persoalan sepele karena berpotensi menimbulkan korban, memperluas konflik, serta mengganggu hubungan sosial dan kerukunan antarwarga.
Oleh karena itu, seluruh masyarakat diimbau untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menyerahkan penanganan setiap dugaan tindak pidana kepada pihak kepolisian.
Hingga saat ini, penyebab pasti perkelahian tersebut masih dalam penyelidikan Polsek Morotai Utara. Kepolisian akan menindaklanjuti setiap perkembangan berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan.
Polres Pulau Morotai mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, dan kondusif. Apabila menemukan atau mengalami gangguan keamanan, masyarakat dapat segera menghubungi kantor polisi terdekat atau **Call Center Polri 110**.
**POLISI BERSAMA MASYARAKAT**
**HUMAS POLRES PULAU MOROTAI**















